Bismillah

2 Years of Blogging Award Penghuni 60
2 Years of Blogging Award Penghuni 60

Alhamdulillah... MasyaAllah Tabaarakallahu Ta'ala...
Aku dapat Award lagi, yahuuuiii  (^_^)/  itu artinya ini Award ke 2 untuk blog Kemilau Cahaya Emas. Hahahaha *sok pamer nih akunya  (">__<)>  biarin, biarin. Ehem.. Ehem.. kepada sobat Penghuni 60 yang sudah memberikan 2 Years of Blogging Award Penghuni 60, terima kasih ya...! It's really something, fabulous #senangnyaaa~

Eh, tidak tahu itu Award apaan?! Ng, itu Award rasa syukur yang dikeluarkan sobat Penghuni 60 lantaran perjalanan blognya udah mencapai 2 tahun. Belum lagi lika-liku blog Penghuni 60 mencapai titik kebahagiaan di tahun keduanya, karena itu pengen berbagi kebahagiaan juga dengan blogger yang lain. Caranya? Ya dengan memberikan Award ini. Aku suka sekali motto sobat Penghuni 60 dalam pemberian Award ini, berkesan sesuatu, hehehehe  (>//<)  mottonya itu mengikat tali persaudaraan blogger melalui Award dan Backlink. Walau kadang banyak blogger nggak terlalu ngeh dengan Award, jujur aku benar-benar menerimanya dengan hati hangat. Apalagi tambahan Backlink yang bakal buat blog kena rating positif  \(^o^)/  super cool  :)

Sayang, ini bukan Award Berantai jadi aku gak bisa membaginya kepada teman blogger yang lain. Kalau ada yang pengen, langsung aja ke blog Penghuni 60, seratus persen bakal dikasih juga ^^

The ice is melting,
the sun is out,
the flowers are all in bloom,
and the heart speaks out
t-h-a-n-k-y-o-u

..:: salam award ::..

View Post
Bismillaahirrahmaanirrahiim

Buku ini kupersembahkan untuk orang-orang yang menyayangiku, untuk para pembaca dengan atau tanpa jejak di blogku dan kuperuntukkan sangat khusus untuk kamu,
teman yang belum kutemui.

Judul: Kemilau Cahaya Emas 
 ISBN: 978-602-225-222-1  -  Terbit: Desember 2011
 Penulis: Nurmayanti Zain  -  Penerbit: Leutika Prio
      Tebal: 174 Halaman  -  Harga: Rp 38.500,-

Tersebutlah sebuah nama blog Kemilau Cahaya Emas yang merupakan ruang pribadi hati penulis untuk menumpahkan segala macam hal yang terpenjara dari dalam otaknya di dunia maya nan penuh pesona. Uniknya, ternyata pemilik blog tersebut adalah seseorang yang tidak nyata, semu, fana dan imajiner. Iya, dia bernama Maya, seorang Maya yang nyata. Seseorang yang ingin dikenang melalui karya tangannya.

Sampul Buku Kemilau Cahaya Emas

Lalu apa yang bisa ditemukan di Kemilau Cahaya Emas? Ehem, ibarat kotak mainan anak kecil—apapun bisa ditemukan di sana—di sudut ruangnya bisa ditemukan asa, cita dan cinta penulis yang mengalir dalam opini penulis. Deretan puisi yang menyeruak secara tiba-tiba pun bisa ditemukan. Di tengah-tengah ruang akan mudah terlihat, begitu limpah ruahnya kisah-kisah nyata penulis dengan segelitik tawa, semburat malu, luapan kekesalan, debaran cinta, relung islami, bahasa hati, lingkar sahabat, tiupan rindu dan jejak air mata yang tertuang rapi dengan bahasa yang sederhana tapi memikat.

Secercah harapan selalu mengikuti setiap aliran tinta penulis yang menggema bahwa akan tersampaikannya hikmah tersirat ataupun pelajaran tersurat untuk para pembaca. Jika tidak mendapat apa pun dari yang telah dibaca maka yakinlah setidaknya ada beban yang telah terambil dari keresahan hati pembaca.

Pembuka dan Penutup Buku Kemilau Cahaya Emas

Jika ditanya, apa hal yang paling menyenangkan di dunia ini? Penulis akan menjawab menuangkan kenyataan dalam tulisan satu senti kebahagiaan kisah bagai kemilau cahaya emas. Ini adalah rahasia, tahu kenapa? Kehidupan tak pernah sama.

~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~

Cara Mendapatkan Buku Kemilau Cahaya Emas:
1. Belanja Online melalui Situs Leutika Prio
- Bagi yang tinggal di daerah Yogyakarta dan sekitarnya *hemat ongkos kirim
- Register dulu di http://www.leutikaprio.com/daftar
- Klik beli di sini lalu akan tampil total biaya yang harus dikeluarkan
- Masukkan verifikasi kode kemudian klik check out
- Selanjutnya cek email, transfer uang ke bank dan lakukan konfirmasi pembayaran
- Pesanan buku diantarkan ke tanganmu, selamat membaca!

2. Belanja Online melalui Penulisnya Langsung
- Penulis berada di Makassar tetapi jika mau langsung dari penulis -sejauh apapun alamatnya- akan tetap diterima dengan senang hati *ongkos kirim jangan lupa
- Kirim nama dan alamat lengkap melalui email ke admin@nurmayantizain.com
- Konfirmasi pembayaran dan pengiriman
- Buku akan dikirimkan ke tanganmu, selamat membaca!

~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~o~


-di Sudut Ruang Penulis-
Jujur saja, ini buku pertamaku yang benar-benar meng-khawatir-kan. Bagaimana tidak...(?!) Di buku tersebut terungkap semua jati diriku -hampir separuh dari hari-hari lugu, konyol dan norak yang kulalui selama tahun 2008 hingga 2011- ok, memang hal itu juga tertera jelas di blog ini tapi hey ayolah, siapa sih yang mau mengacak-ngacak apalagi membaca blog seseorang dari postingan paling awal? *kecuali dia seorang stalker (">__<)> Sigh... If you read this book, definitely you will find the real who I am. 

Karenanya, aku tak tahu harus berkata apa. Bagi yang sudah membeli plus membacanya, maaf kalau tidak sesuai harapan alias isinya benar-benar seperti catatan harian a.k.a official diary seorang gadis sok dewasa yang mencoba mengungkap setiap hikmah dari kejadian yang dialaminya. Kalau mau protes atau kritik, sangat sangat boleh ^^ aku akan siap menerimanya dengan tangan terbuka -InsyaAllah, apalagi kalau pengen nge-review *lirik seseorang yang punya senyum merdeka (^_^)/

Ehm.. Er-rr.. Engg..
Terlepas dari kekurangan luar biasa yang ada di bukuku, aku...
---benar-benar luar biasa bahagia ketika buku Kemilau Cahaya Emas terbit...

~ada yang memberikan username plus password akun FB dan Twitter miliknya agar aku bisa promosi *saking gemasnya ngelihat aku gak punya FB dan Twitter, sampai-sampai si empunya facebook dikira sebagai diriku.
~ada yang langsung mengirim sms doa plus selamat atas lahirnya karya tanganku, terus minta ketemuan yang tidak sekedar ketemuan, manisnya.
~ada yang bela-belain transfer ke Bank padahal hari libur mana nomor rekeningnya kelupaan tapi akhirnya sukses juga transfer lewat ATM hari itu.
~ada yang sampai pesan buku lebih dari satu sekaligus -katanya, selain dirinya, buku yang lain untuk diberikan kepada orang yang disebutnya sebagai fans beratku.
~ada yang bolak-balik mencari pulpen terbaik untuk kupakai membubuhkan kalimat motivasi plus tanda tanganku.
~ada yang sampai pengen foto bareng langsung atau paling enggak minta fotoku yang sudah jadi buat ditempel di buku.
~ada yang sampai datang ke rumah menjelang maghrib untuk mengambil buku pesanannya.
~ada yang pesan dikirimkan ke alamatnya padahal dia berada di United State -ongkos kirim enggak masalah katanya.
~ada yang memukulku lembut karena pengen namanya muncul di bukuku berikutnya.
~ada yang memilih membaca bukuku ketimbang menyelesaikan skripsi antena yang membuat kepalanya ruwet dan mumet.
~ada yang meraih tanganku dan segera memeluk dengan bisikan kecil, bukuku menarik.

Sungguh, hatiku benar-benar bergemuruh dahsyat nan berdebar tak karuan. Sungguh. Ya Allah, Alhamdulillah... Terima kasih telah mengirimkan mereka padaku. Aku sangat menyayangi mereka karena-Mu, kutitipkan mereka pada-Mu Yaa Rabb, rahmati dan sayangilah mereka. Aamiin...

Sebagai rasa syukur, InsyaAllah dalam waktu dekat ini aku mau ngadain Giveaway Kemilau Cahaya Emas (^_^)/ bagi yang pengen bukuku secara  g-r-a-t-i-s  jangan lupa ikutan...!! 

.:: salam kemilau ::.

View Post
Bismillah

Neverland ~ Second star to the right, straight on 'till morning
Original picture was from here
"Jika kamu menemukan sebuah pintu yang bisa membawamu ke dunia game, dunia anime, dunia khayalan atau dunia yang sesuai keinginanmu, kemana kamu akan pergi?
Dan apa yang akan kamu lakukan di sana?"


Tring! Tring! Cling~
Suara gemerincing itu tiba-tiba membuatku terjaga dari buaian mimpi. Mataku mengerjap-ngerjap tak percaya, jendelaku bersinar dan menampilkan siluet sosok mungil bersayap. Kaget, aku melompat dan segera membuka daun jendela itu. Nuansa kilau keemasan segera memadati kamarku -aku terpana dan menjerit- melihat sosok itu, "Peri insinyur! Eh, maksudku Tinker Bell...!!!"

"Putri Cahaya, ikutlah bersamaku ke Neverland. Saat ini AuL Howler telah membuka pintu bintang menuju Dunia Impian. Ayo, bergegaslah!" Sebelum sempat meresponnya, Tinker Bell langsung memercikkan bubuk peri (pixie dust, red) di tubuhku. Aku yakin telah memasang tampang bingung tetapi Tinker Bell tetap nyerocos tanpa henti bahkan menarik telunjuk kananku, "Mana pikiran kebahagiaanmu? Putri Cahaya, kita tak punya banyak waktu. Ayo, terbang!"

Tinker Bell melesat cepat keluar dari jendelaku -aku membayangkan orang-orang yang kusayangi- lalu tubuhku melayang dan segera menyusulnya menuju bintang kedua dari sebelah kanan di langit malam. Kami pun melewati pintu bintang sampai fajar menyingsing. Aku penasaran, kenapa Tinker Bell bisa begitu gelisah. Apa apa dengan Neverland?

Kegelapan menyelimuti ketika kami tiba. Padahal ini pagi hari tapi tak terlihat apapun. Satu-satunya sinar hanya berasal dariku dan dari peri yang kini kurasakan tubuhnya gemetar hebat. Aku bungkam. Tiba-tiba aku sadar, dari tadi aku tidak melihat anak laki-laki yang seharusnya selalu bersama Tinker Bell.

"Kemarin Peter Pan menghilang. Baik aku maupun The Lost Boy tak ada yang tahu dimana keberadaannya. Lalu dari tiap menit ke menit Neverland diliputi aura suram hingga terciptalah kegelapan seperti yang terlihat saat ini." tutur Tinker Bell pelan-pelan.

"A-apa ini ulah Captain Hook?"

Peri berambut kuning itu menggeleng lembut, "Aku tidak tahu. Di saat Peter menghilang, aku hanya berpikir untuk segera menemuimu, Putri Cahaya, tanpa mencari tahu ada apa di balik semua ini. Aku...benar-benar takut Neverland akan tiada."

Aku berucap menenangkan, "Walau sesuram ini, Neverland tetap memiliki sosok zero to hero. Tenang saja, satu-satunya yang akan tiada adalah kegelapan ini."

Perlahan, aku mengeluarkan botol berisi bintang kecil nan berharga yang tadi kuambil dalam perjalanan menuju ke sini. Di tanganku yang lain masih tersisa dua botol kosong lagi. Tak terpikir solusi apapun selain bagaimana mendatangkan trilyunan cahaya sehingga bisa melenyapkan kegelapan ini. Aku melirik Tinker Bell, "Aku butuh hujan. Dimana aku bisa mendapatkannya?"

Tinker Bell menunjuk istana hujan yang berada di balik awan putih yang berarak. Detik berikutnya, Tinker Bell pun menuntunku mencapai titik dimana aku bisa merasakan butir hujan menyapa wajahku. Segera aku mengumpulkan hujan di satu botol kosong tadi. Melihat tindakanku, Tinker Bell bertanya, "Untuk apa menemui hujan?"

Aku tersenyum manis, "Untuk mendatangkan pelangi." Benar saja, semenit kemudian aku melihat cahaya lengkung warna-warni itu. Tanpa jeda berarti, segera kumasukkan pelangi ke botol terakhir yang masih kosong.

Aku puas menatap botol-botol yang telah terisi penuh itu. Ada pelangi, hujan dan bintang. Sekarang sudah tersimpan sosok penuh kebahagiaan sebagai pelita di Neverland. Aku langsung meminta Tinker Bell untuk memberi tahu The Lost Boy bahwa kita akan menyelundup ke gua bajak laut milik Captain Hook. Firasatku mengatakan ada sesuatu yang tidak beres di sana.

Going to Pirate's Cave ~ Original picture was from here

Benar saja! Ketika penyelundupan kami dengan sangat menyesal kukatakan gagal dan akhirnya kami tertawan, di sel penjara yang lain kami bisa melihat Peter Pan. Eh? Apa benar dia Peter Pan? Aku ragu, dia menerawang ke depan dengan tatapan kosong *seakan tak punya jiwa. Tinker Bell mendekati Peter Pan tetapi tiba-tiba dengan cepat menjauhinya. Aku menautkan kedua alisku.

"Dia bukan Peter Pan! Katanya, dia ingin meninggalkan Neverland karena kehilangan alasan untuk tetap berada di sini. Yang benar saja, dia bukan si anak abadi!" Tinker Bell meraung putus asa.

Aku mengelus kepala Tinker Bell dan memberikan botol pelangi padanya. Aku berbisik, "Sosok zero to hero yang pertama, berikanlah pada Peter Pan. Ketika pertama kali melihat pelangi, akan terbersit pikiran bahwa dia hanyalah fatamorgana. Namun semakin lama melihatnya, siapapun akan sadar, pelangi mempunyai kekuatan pemulih impian yang sangat dahsyat. Apalagi masih misteri *sebenarnya apa yang terdapat di ujung pelangi...(?) Untuk itu, pelangi senantiasa akan menuntun orang-orang yang kehilangan jejak impian dan membawanya ke ujung tanpa batas."

Tringgg!
Aku takjub melihat pelangi merasuk masuk dan mengembalikan cerah impian di mata Peter Pan. Namun, ketakjubanku berubah menjadi ketakutan ketika Captain Hook menyerang Peter Pan dan awak kapal tiba-tiba datang -masuk ke dalam sel- mengacungkan pedang pada kami. Suasana berubah menjadi kacau dan kalang kabut.

Aku langsung membuka botol hujan, sosok zero to hero yang kedua. Hujan, sosok yang kadang mengisyaratkan sendu dan harapan palsu. Tak jarang kesalahpahaman terjadi, apakah hujan membawa berkah atau malah membawa petaka. Padahal sebenarnya, hujan akan senantiasa memberikan nikmat kepada penghuni bumi asal mereka mengenal baik siapa hujan sebenarnya. Hujan pun akan selalu berusaha menggunakan kekuatannya untuk melindungi orang-orang yang menyukainya.

Tringgg!
Tak bisa dipercaya. Saat ini hujan tengah turun di dalam ruangan. Ya, di penjara bawah kapal milik Captain Hook. Di tengah-tengah keriuhan itu aku masih sempat tertawa karenanya hingga Peter Pan berteriak di hadapanku, "Segera naik ke atas kapal! Eh, sejak kapan Putri Cahaya ada di sini?!"

Tawa gemasku terlompat keluar, "Sudah dari tadi, loh!" Aku pun meninggalkan raut melongo di muka Peter Pan lalu beranjak dari sana. Ternyata di atas pun kami sudah disambut dengan awak kapal yang siaga. Dari jauh aku bisa mendengar Peter Pan kembali berseru, "Tinker Bell, lindungi Putri Cahaya! Kembalikan Putri Cahaya ke negerinya sesegera mungkin!" Detik berikutnya Tinker Bell sudah mengitariku dan kami pun membumbung ke langit petang. Senyumku merekah, saat ini -perlahan tapi pasti- langit Neverland memberikan semburat cahaya oranye yang melenyapkan gelap di sekitarnya.

Aku mengeluarkan botol bintang, sosok zero to hero yang ketiga, lalu memberikannya pada Tinker Bell. Aku mengedipkan mata, "Ini untukmu, simpanlah. Dahulunya bintang dianggap sebagai sosok pelampiasan amarah dari langit. Bukan itu saja, bintang juga mendapatkan sinyal rasa pedih dan sakit dari sekitarnya. Namun karenanya, saat ini kilauan bintang benar-benar hangat. Bintang sampai kapanpun akan menjadi sahabat terbaik bagi siapapun juga. Walau kadang tak terlihat bahkan seakan tak peduli, bintang akan selalu ada bagi jiwa yang membutuhkannya."

Tringgg!
Walau sekarang matahari telah kembali ke peraduannya, kini Neverland benar-benar telah kembali bermandikan cahaya. Aku sadar, kegelapan itu muncul karena hilangnya rasa percaya pada impian yang bisa tergapai. Bahkan Peter Pan si anak abadi pun kehilangan impiannya berada di dunia impian. Ironis, ketika diri sendiri saja tidak percaya bagaimana mungkin orang lain akan percaya bahwa kita mampu meraihnya? Dan tidak perlu menengok terlalu jauh, setiap solusi sudah diberikan oleh Sang Pemilik Masalah yang tersimpan rapi di setiap lubuk hati.

Aku meringis pelan, "Aku butuh hujan..."

"Apa untuk melihat pelangi lagi?" tanya Tinker Bell memastikan.

Aku menggeleng, "Bukan. Kali ini aku membutuhkannya untuk menyembunyikan rona merah di wajahku..." Kata-kataku terputus -tercekat di tenggorokan- aku tak bisa meneruskannya. Tiba-tiba *Pats! aku jatuh, menukik turun ke bawah. Aku kehilangan kendali. Namun, masih bisa kudengar teriakan Tinker Bell tentang pikiran kebahagiaanku yang hilang, masih bisa kurasakan kecemasannya yang tak bisa mengangkat naik tubuhku yang lebih besar darinya.  Hujan, datanglah. Aku mohon sembunyikanlah tangis yang tak bisa kubendung lagi.

Byuurrrrr!
Aku terjatuh di lautan dan menimbulkan riak bak ombak kecil. Tinker Bell membantuku menepi, wajahnya benar-benar khawatir. Aku tersenyum lemah dan menunjuk pantulan bulan yang berada di tengah lautan.

The Moon and Sea ~ Original picture was from here

Aku berkata, "Ketika melihat bulan di atas lautan, aku begitu terpesona dengan pantulannya. Aku tak mau mengakuinya tapi dari lubuk hatiku yang terdalam -aku tahu- akan lebih baik jika bulan ada dua. Tak apa walau dia tidak asli, tak apa walau dia tidak nyata. Aku... ingin mencoba menangkap bulan yang tidak bisa diraih oleh tangan. Apa boleh aku tinggal di sini saja?"

"Hah? Tidak boleh! Putri Cahaya harus pulang ke negerinya sendiri." Aku tertawa lebar mendengar respon Tinker Bell yang begitu cepat menolakku.

"Maaf kalau aku menangis. Aku... ingin meninggalkan sesuatu... yang bisa menetap di hati orang-orang. Tidak perlu sesuatu yang terlalu besar. Tidak perlu sesuatu yang dapat mereka genggam. Untuk sekejap, aku ingin dapat menyentuh hati mereka."

Tinker Bell mengepak-ngepakkan sayapnya, bingung. Aku pun terbang dan dengan gemas memeluknya erat, "Ayo, antarkan aku pulang. AuL Howler pasti sudah membuka pintu bintang untuk kepulanganku."

You know the place between sleep and awake?
The place where you can still remember dreaming?
That's where I'll always love you. That's where I'll be waiting.
___ Tinker Bell ___

"Jika kamu menemukan sebuah pintu yang bisa membawamu ke dunia game, dunia anime, dunia khayalan atau dunia yang sesuai keinginanmu, kemana kamu akan pergi?
Dan apa yang akan kamu lakukan di sana?"


PS.

Photobucket

Tulisan ini diikutsertakan dalam Giveaway : Imaginative Story
yang diselenggarakan oleh AuL Howler


UPDATED 12 JANUARI 2012
Ehem.. Ehem.. Tulisan ini nggak menang tetapi mendapat Award Imaginative Blogger
Pengumumannya bisa dilihat di Pengumuman Pemenang Giveaway
Subhanallah, keren sekali rasanya. Thanks ya AuL.
View Post
Bismillah

\ ( ^ o ^ ) /
~ Thank You if you Love me for me ~
Original picture was from here
(✿◠‿◠) Ehem... Ehem... Seperti janjiku sebelumnya, untuk menjawab sejumlah pertanyaan berjibun alias bertumpuk yang sudah dilayangkan padaku, akhirnya jumpa fans bagian kedua bisa kugelar juga hari ini (•ˆ⌣ˆ•) maaf bagi yang sudah menanti-nantikannya. Maklum saja, jumpa fans kali ini harus agak lama jangka waktunya supaya nggak ngebosenin. Yang bener aja masa rantai 11 sampai tiga kali...(?!) Ahahaha, tapi kayaknya bakal sampai ehm empat kali jumpa fans =D *Ctak! Hahahaha (*_^)/ mau gimana lagi? Pertanyaan yang masuk ada 150-an lebih, Ya Allah..

Baik, yang merasa memiliki pertanyaan di bawah ini silakan diserapi dengan baik. Aku benar-benar menjawabnya dengan hati manis, InsyaAllah. Tanpa basa-basi alias ba-bi-bu lagi, sebaiknya kita mulai saja. Silakan disimak ^___^ Pecahan Rantai : 11-11-11 [part 2]


~ Pertanyaan dari Basmah Penghuni Bianglala Basmah ~
1. Bagaimana kabarmu hari ini?
--** Alhamdulillah ala kulli haal, luar biasa =D Saat aku menuliskan jawaban ini, aku tengah dirundung ujian final \(^-^)/ benar-benar mencapai titik satu rasi (>_<")> ugh, semangat! Keep on fighting till the end!
2. Menurutmu, termasuk tipe apakah aku dan berikan alasannya? (Koleris / Sanguinis / Melankolis / Plegmatis)
--** Hmm... Basmah itu Sanguinis, tipe yang ramah dan sangat suka bicara. Bisa berbicara dengan siapa saja dengan menggunakan topik apa saja. Terlebih lagi penuh inspirasi dan juga sangat aktif. Benar tidak? :)
3. Apa yang ingin kamu berikan di hari bahagiaku (baca : pernikahan)?
--** Surat cinta <3 Maukah dirimu menerimanya? Tenang saja, aku tidak akan sampai membuat pemilik tulang rusukmu cemburu ^^ setidaknya sedikit cemburu hihihihihi :p
4. Alasan apa yang membuatmu ingin bertemu denganku? 
--** Karena aku merindukanmu. Karena aku sangat merindukanmu. Karena aku sangat sangat merindukanmu. Karena aku sangat sangat sangat merindukanmu.
5. Jika kamu diberi kesempatan untuk membahagiakan seseorang sepenuhnya, siapakah orang itu?
--** Siapa lagi? Mama... Mama... Mama... Ya Allah... I think my mom is amazing, really <3 Apapun bahkan akan kulakukan untuk kebahagiaan beliau.
6. Apakah kamu begitu menikmati masa-masa sekolah? 
--** SD-ku huhuhuhuhu, SMP-ku hohohoho, SMA-ku hahahaha ^___^ sangat dinikmati~ Benar-benar masa tanpa beban (-__-")> dibandingkan sekarang, ugh~
7. Jika suatu hari nanti kamu dipertemukan dengan seorang guru SD yang pernah bersikap tidak menyenangkan hati, apa yang kamu lakukan?
--** Sejujurnya aku mengalaminya ketika kembali menengok SMP-ku loh, Bas. Waktu sekolah dulu ada guru yang tak menyenangkan hati tapi ternyata :) setelah ketemu kembali beliau malah duluan menyapa, MasyaAllah... Tak perlu ragu, di dunia ini memang tak ada namanya bekas guru. Lovely =D
8. Apakah kamu ingin terlibat dalam cerita di blogku? 
--** Ingiiiiinnnnn... hehehehe ^^ tapi hmm sudah pernah sih yang tentang seseorang menuliskan nama blog kita berdua di kontak hapenya sebagai nama kita. Hahahahaha~ Kalau ada cerita lagi sih, aku bakal lebih suka ^^
9. Apa bunyi sms-mu terhadapku jika mendengar berita aku jatuh cinta pada seseorang?
--** Bismillah... bianglalaku, apa benar virus merah jambu menghinggapimu? Parah tidak? Sudah sampai stadium berapa? Aku ingin bertemu. Ingin bertemu. Dimana dirimu sekarang?
10. Hal apa yang tersulit ketika kamu menghadapiku? 
--** Hmm... kadang-kadang susah ngontrol Basmah yang geraknya lincah dan cekatan :p tapi bagus sih, hihihihi ^^ aku aja yang susah ngikutin *bukan susah ngontrol =D ahahahaha~
11. Sifat buruk apa yang ingin kamu musnahkan dalam dirimu?
--** Musnahlah... Musnahlah sifat malas yang ada dalam diriku~ Pergilah menjauh, hilang dan meleburlah bersama deburan angin.

Lovely Questions ~ Original picture was from here

Cut! Cut! Maaf, boleh ambilkan air minum donk~ (">_<)> fiuuuhhh~ *mengelap keringat* soalnya aku punya firasat pertanyaan selanjutnya akan sangat banyak bahkan deras mengalir bagai butiran air terjun yang jatuh ke bumi. Hahahaha~ Ayo, kita lanjut \(^-^)/ pertanyaan berikutnyaaa~ 

--- Check it out!

~ Pertanyaan dari Kaito Kidd Penghuni Prince of Rain ~
1. Apa kamu percaya padaku??
--** Iya, percaya. Bahkan ketika seluruh kunci-kunci dunia dan galaksi memusuhimu aku akan tetap berpihak padamu (ˇ▼ˇ)/ apa itu cukup menjelaskan?
2. Seperti apa aku menurutmu??
--** Tipe orang yang penuh pesona dan mudah bergaul dengan siapa saja. Walau kadang plin-plan dan gak bisa membaca situasi, di dirimu jelas terpancar kebaikan hati yang tumpah-ruah sehingga mudah sekali dimanfaatkan orang lain ("-__-)> dan dan dan... sepertinya mau melakukan apapun untuk orang yang dianggap berharga. Apapun ┒( ' o ' )┌
3. Apa aku bisa jadi motivator??
--** Dengan kalimat pembangun semangat mungkin tidak =P perbaiki dulu Bahasa Indonesiamu, deh ^^ tetapi untuk setiap semangat yang kamu keluarkan dan cemas yang kamu sembunyikan hanya untuk melihat senyum orang lain, kamu lulus =D itu lebih dari sekedar pekerjaan motivator loh :) 
4. Bagaimana kalau aku berkepribadian ganda??
--** Benarkah? Seganda apa yang bisa tercipta? Menurutku, tiap manusia itu punya dua sisi kepribadian. Ketika kamu mengenal seseorang sejengkal, kamu hanya akan mengetahui sisi satunya. Perlu dua, tiga, empat bahkan trilyunan jengkal untuk bisa mengetahui sisi yang lainnya. ('-' ) (._. ) ( ._.) ( '-') Tak ada yang salah jika kamu berkepribadian ganda, toh aku hanya harus mencari cara bagaimana menyikapinya dengan baik ( ˆ⌣ˆ)
5. Bagaimana kalau aku ternyata berbohong??
--** Tahu tidak? Ketika seseorang berbohong, bagiku itu berarti ada dua kemungkinan. Jika tidak ingin diketahui orang berarti dia -egois- berbohong untuk melindungi dirinya sendiri. (">__<)> Sebaliknya, jika tidak ingin orangnya tahu berarti dia -khawatir- berbohong demi melindungi orang tersebut. Kenapa? Ada hal yang kamu sembunyikan? Tenang saja, sejauh yang kutahu kamu tidak akan melakukan sesuatu tanpa memikirkan orang yang bersangkutan. Karenanya, it's ok. Namun, tetap saja jujur itu akan selalu lebih baik.
6. Kamu penasaran pengen tau tentang apa dariku??
--** Err-rr, kudengar kamu memberi tahu Einstein tentang isi kepalamu yang hanya terdapat hal yang termanis itu. Aku jadi penasaran. Yang benar? Apa boleh aku membedahnya? Hahahaha~ ƪ‎​(^▽^)ʃ
7. Kata-kata apa yang ingin sekali kamu dengar keluar dari mulutku??
--** KOFTTE...!!! Keep on fighting till the End~ Aku serahkan pada-Nya lalu padamu. (•ˆ⌣ˆ•)  Faito! *tapi ini kata-kataku semua sih =P ahahahahaha~ biar saja...
8. Apa moment paling keren sejak bertemu denganku??
--** Ketika hal-hal yang kupikir sudah kurencanakan dengan sempurna ternyata dijadikan lebih amat sangat sempurna lagi dengan kehendakNya. Apalagi ketika hujan dan yang pertama kali diingat adalah keberkahan doa~ super sekali ^___^
9. Pernahkah aku membuatmu sedih bahkan menangis??
--** Iya, pernah. Saat-saat dimana aku menemukan bahwa konstanta gravitasi bumi bisa berubah menjadi lebih besar karena pengaruh gaya tarik-menarik antarkutub magnet yang kuat. (•ˆ⌣ˆ•)
10. Apa aku membuatmu kesal??
--** Iya. Selalu bersikap sok, gaya, aneh dan tahu segalanya. Ya Allah, ada orang seperti ini ya di dunia? ( ˘⌣˘)( ˆ⌣ˆ) Ahahahaha~
11. Kata apa yang terlontar dari mulutmu untuk mengungkapkan kekesalanmu karena sikapku??
--** Menyebalkan. Kamu kenapa sih? Apa sih? (•ˆ⌣ˆ•)
12. Adakah sisi bagus yang kamu lihat dariku sekarang???
--** Iya, ada. Aku tidak habis pikir, perubahanmu begitu cepat. MasyaAlllah, ini namanya cerdas atau tekun atau mungkin sesuatu yang lain ya...(?) (◕‿◕) Oh, aku tahu~ No more word can say
13. Kalau aku jadi tukang becak, apakah kamu mau menjadi penumpangku??
--** Hahahaha, ini pertanyaan jebakan! ( ‾.‾)-σ Kesannya tuh gimana-gimana alias bagaimana-bagaimana yaa~ Eh, namanya siapa? Nanti kenalan dulu sama Fatih, Bambi dan Badar, deh. Kalau mereka akrab, aku mau ^__^
14. Apa kamu senang bertemu denganku??
--**  Iya, senang ( o^_^o ) tidak ada alasan untuk mengatakan sebaliknya. Kenapa menanyakan hal yang sudah jelas jawabannya sih...(?!)
15. Apa yang akan kamu ambil dariku??
--** Tidak ada. Memangnya masih ada hal yang tersisa dari dirimu? ~(‾▿‾~) (~‾▿‾)~ Hahahaha~
16. Apa harapanmu terhadapku??
--** Semoga kamu selalu berusaha untuk bisa menggapai kesuksesan akhirat dan piawai menghadapi kemilau dunia, InsyaAllah. Aamiin Yaa Rabb... 
17. Apa kamu bisa masak??
--** Gubrak! Apa aku harus menjawabnya di acara jumpa fans yang ditonton oleh semua orang ini?? Ya Allah... Fine, gomen ne, aku masih dalam tahap pemula yang sama sekali belum bisa dibanggakan. Ugh... Masih benar-benar parah dan perlu belajar lebih, lebih dan lebih lagi (^o^)/
18. Apa kamu bersedia membuat satu masakan untukku??? Kalau bersedia, masakan apa itu??
--** Sudah dibilang aku masih bodoh dan belum ngerti variatif makanan, ya Allah. Ini pertanyaannya kenapa menjatuhkan begini sih...(?!) <(>__<") Nanti saja InsyaAllah, kalau aku sudah Subhanallah dan MasyaAllah bahkan sampai buka resto, nah saat itu barulah kamu datang ke resto milikku. Mau pesan apa? Semua ada. Hahahaha =D *jangan lupa bayar~
19. Kamu lagi apa sekarang??
--** Lagi menjawab pertanyaan-pertanyaan super duper bombastis darimu ini, kan?
20. Apa yang paling sering kamu lakukan setiap hari??
--** Berdoa, meminta kepada Rabb Yang Maha Agung atas segala keinginanku. Berusaha, melakukan hal-hal terbaik yang bisa tercipta dari jiwa dan ragaku. Bertawakkal, mengembalikan semua ketentuan dan kehendak kepada-Nya. Berkata, hari ini adalah anugerah karena semua terjadi untuk yang terbaik (•ˆ⌣ˆ•)
21. Apa yang kamu lihat???
--** Keajaiban (*^▽^*)
22. Apa kamu percaya akan keajaiban??
--** Iya, aku barusan mengatakan melihatnya kan? Ketika hal-hal yang super sulit terjadi dan tak terperkirakan sebelumnya malah akhirnya menjadi nyata karena kuasaNya, itulah keajaiban. Dan aku percaya, di dunia ini, apa sih yang tidak mungkin? ƪ(˘⌣˘)┐ ƪ(˘⌣˘)ʃ ┌(˘⌣˘)ʃ
23. Apa kamu suka hujan??
--** Iya, suka, sangat sangat suka sekali tiada taranya. Apalagi jika terjadi di petang hari dan aku dalam keadaan sudah mau pulang ke rumah sehingga bisa sekalian terguyur dengan manisnya. Apa ya? Seakan-akan hujan meluluhlantakkan bayangan hitam nan kelam di masa lalu dan membawaku menjadi pribadi baru yang lebih baik ( ˘⌣˘)( ˆ⌣ˆ) super sekali menurutku~
24. Apa menurutmu setiap cewek itu cantik dan pasti seorang putri??
--** Iya. Setiap cewek itu adalah seorang putri yang cantik, InsyaAllah. Jangan takut atau cemas, karena toh manusia diciptakan dengan sebaik-baik bentuk dan keindahan. Aku pikir itu sudah super sempurna. Hanya diperlukan pembenahan akhlak saja sehingga semuanya akan tampak. Yeah╭(^▽^)╯you go, gurl!
25. Lebih penting mana menurutmu (cewek) karir atau rumah tangga??
--** Catatan untuk diriku sendiri sih, rumah tangga sangatlah penting tetapi karir gak boleh  dilupakan. Pengennya bisa 75 % rumah tangga dan 25 % karir. Entah kapan Allah Ta'ala  akan mengijinkanku mengamalkannya (•ˆ⌣ˆ•)
26. Kalau ada Strawberry on the Shortcake mana yang akan kamu makan duluan??? Strawberry atau shortcake?
--** Sepertinya aku tahu pertanyaan ini =P Hmm... Aku suka strawberry <3 dan akan menyimpannya sebagai makanan yang paling akhir kumakan. Jadi tentu saja, aku akan melahap duluan shortcake-nya. Hmm... Yummy...! ^^
27. Nobody’s Perfect, tapi tentu saja ada yang spesial. Seperti apa menurutmu orang yang spesial??
--** Seperti apa ya? Hmm... Orang yang spesial itu haruslah orang yang ketika bersamaku dia menjadi perfect. Jadi slogan nobody's perfect bakal jadi we're perfect di dalam kamusku (•ˆ⌣ˆ•)
28. Lebih suka cowok yang dewasa atau cowok yang jujur??
--** Ini pertanyaan apa sih dari tadi? Pertanyaan kriteria cowok pilihan atau apa? Ckckck... Aneh sekali~ Ngg, apa gak bisa cowok dewasa dan jujur? Hah, gak boleh? ƪ(―˛―“)ʃ Kalau begitu cowok yang jujur, deh. Ketika seseorang itu jujur, karakter dewasa akan tampak padanya. Sebaliknya, seseorang yang dewasa, belum tentu jujur. Benar tidak, ya? ~(‾▿‾~)(~‾▿‾)~
29. Kamu suka pergi kemana untuk refreshing??
--** Suka ke tempat yang berjarak beribu-ribu kaki dari tanah, ke tempat yang bisa melihat garis penghubung antara siang dan malam, ke tempat yang bisa merasakan buih air mengalir deras di dekatku dan ke tempat yang berjuta-juta kilo dari rumah ~(˘▽˘~) ~( ˘▽˘ )~ (~˘▽˘)~ 
30. Surat favorit dalam Al Qur’an?
--** QS. Ar Rahman. Penuh dengan kasih sayang dan nikmat Allah Ta'ala yang melimpah. Ketika sedang sedih dan merana, membaca ayat yang diulang sebanyak 31 kali dalam satu surah itu membuat hatiku hangat dan tenang, "Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"
31. Apa perasanmu saat menjawab pertanyaan-pertanyaan ini??
--** Senang (•ˆ⌣ˆ•) sambil harap-harap cemas semoga jawabanku gak aneh, konyol, alay, lebay, norak atau sejenisnya~
32. Mau berapa pertanyaan lagi??
--** Mau berapa pertanyaan lagi...(?!) Ratusan~ Lebih...!

Cut! Cut! 
Alhamdulillah...Waaahhhhh~ *punggungku mau retak karena kebanyakan duduk, apalagi pipiku kaku karena harus masang tampang senyum terus pas acara jumpa fans ini... Eh? Ini belum off air ya? Ahahahaha~ *Gubrak!

(✿◠‿◠) Ehem... Ehem... cukup sekian acara jumpa fans hari ini ^^ bagi yang merasa belum aku jawab pertanyaannya mohon bersabar \(^-^)/ akan kuadakan acara jumpa fans lagi kok~ Nantikan saja yaa....

.:: salam pecahan rantai ::.

View Post
Bismillah

Kancing itu imut, mungil dan hampir-hampir tak terlihat.
Namun, tanpanya baju tidak akan sempurna.

Lima tahun silam -saat aku masih berseragam putih abu-abu- seorang sahabatku, Indigo, mengajak berduel di malam kelulusan senior kelas tiga. Aturannya sederhana, siapa yang berhasil mengambil kancing senior yang disebutkan oleh lawan, dialah yang menang. Baik, siapa takut? Aku setuju!

Sayangnya, menurutku duel berlangsung tidak imbang. Di saat aku masih mencari sosok senior yang dimaksudkan Indigo, ekor mataku tak jua lepas dari setiap gerak-geriknya yang sudah terlebih dahulu menemukan bahkan tengah mengobrol dengan senior yang kusebutkan. Apalagi nalarku sudah tidak beres ketika -tiba-tiba saja- jari telunjuk Indigo mengarah padaku dan seperti ada gulungan karpet merah yang terbuka *Drr-rrr~Pletak *Tring! rasanya detik itu dunia seperti berpusat pada kami bertiga. Menghilang! Ya Allah, aku benar-benar ingin menjadi miss invisible saja. Sungguh...!!!

Beberapa menit kemudian Indigo pun meletakkan kancing itu di tanganku, aku gemetar, luar biasa gemetar. Aku kalah telak. Mana senior yang sedari tadi aku cari-cari ternyata sudah pulang. Indigo pun melontarkan senyum puas nan usil yang tak akan pernah kulupakan selamanya. You beat me. It's really something, huh?

Karena benar-benar tidak ingin merasa kalah, keesokan harinya aku bela-belain mencari senior itu lagi dan segera beraksi dengan sukses. Ketika bukti otentik itu sudah bersarang di tangan Indigo, aku berseru, "Sebenarnya kita ini sedang melakukan apa sih? Bodoh sekali ya?! Huh..." Indigo memegang bahuku -menatap tajam- lalu berucap, "Benar-benar bodoh sekali! Hahahaha." Tawa keras bin membahana pun terlepas begitu saja dari kami. Ini sungguh tingkat perkonyolan yang mendalam dan tanpa makna kesadaran sedikit pun.

Seorang jingga yang kusayangi karena Allah mengatakan bahwa aku itu barbie mengejutkan yang bodoh -awalnya aku tak setuju- tapi setelah dipikir kembali, mungkin itu benar. Hahahaha.

Lalu bagaimana kabar benda itu sekarang?
Hmm... benda itu sedang terkubur di dalam tanah. Ya, aku memberinya label sebagai benda favorit penuh kenangan dan menitipkannya pada bumi dalam permainan kapsul waktu

Ketika nanti tiba saatnya aku membuka kapsul waktu dan mengambil kembali benda itu, senyumku akan merekah dengan kenangan yang bertumpu pada my best friend is my rival Indigo, kekalahanku dalam duel kancing dan senior yang tidak pernah kuajak bicara satu kali pun.

View Post
Bismillah

Award Berantai : Your Blog Makes Us Smile

MasyaAllah.... Tabaarakallahu Ta'ala....
Terima kasih kepada Rai-chan dan Rayto pemilik istana lovethought yang telah memberikan Award Your Blog Makes Us Smile ini padaku. Hehehehe, aku senang sekali menerimanya (✿◠‿◠) sungguh~ karena ini award pertamaku dari teman blogger. Walau sejujurnya aku pernah membuat award pribadi yang kuberikan kepada teman blogger di For You : Award Blog "Top komentator" tetapi tetap saja, award  berantai memang sesuatu yang istimewa, menurutku. Hehehehe ( ˘⌣˘)( ˆ⌣ˆ)

Ehem... Ternyata pemberian Award ini tidak cuma-cuma alias punya syarat. Ya, harus menjawab dulu beberapa pertanyaan super canggih (•ˆ⌣ˆ•) sip, tak masalah. InsyaAllah aku siap memenuhi syaratnya. Inilah dia \(^-^)/

1. Siapa guru favoritmu?
Subhanallah, sampai detik ini aku punya dua guru favorit. Paling kusukai dari guru-guru yang lain. Beliau adalah guru matematika yang memainkan angka dengan begitu kerennya hingga membuatku takjub tiada taranya. Beliau adalah pak Marthinus Buntu, guru matematika di SLTP Negeri 3 Kendari dan pak Asri Marhaban, guru matematika di SMAN 17 Makassar. MasyaAllah... Semoga Rahmat dan Hidayah Allah selalu mengalir kepada beliau.
2. Apa makanan yang kamu sukai? Makanan yang tak kamu sukai?
Sangat suka dengan cumi-cumi (•ˆ⌣ˆ•) apalagi yang digoreng tepung, hmm yummy...! Sangat tidak suka dengan semua makanan yang ada bawang, kepiting dan udangnya (⌣́_⌣̀) maaf.
3. Ceritakan pengalamanmu yang berkesan!
Ya Allah... ini banyak banget, setiap hari selalu berkesan sih, xixixi (o^_^o) hmm.. cerita yang mana ya? Ngg, yang tak terlupakan bahkan menjangkit di saudara-saudaraku tuh tentang naskah opret buatan kakakku. Tak tahu kenapa -sampai sekarang- kalau sedang merasa jantung gatal, kami sering memainkan opret yang sudah kadaluarsa 10 tahun lalu itu. Contohnya, meneriakkan kata-kata berikut dengan penuh gaya super norak, "Sudah! Cukup! Diam! Stop! Hentikan! Asal kalian pada tahu ya... blablabla" atau "Apa kamu bilang! Dasar... blablabla" atau "What? Apa aku gak salah dengar? Gak usah sewot... blablabla" ( ˘⌣˘)( ˆ⌣ˆ) hahahahaha~ super duper konyol sekali~
4. Siapa cinta pertamamu?
Perlukah ditanya? My Mom (•ˆ⌣ˆ•) sosok pertama yang mengenalkan arti cinta padaku. Ehem... Ehem... Lovely Love every day for me <3 and never end.
5. Who is your best friend?
Ya Allah... Gak bakal muat disebutin di sini  ƪ(˘⌣˘)┐ ƪ(˘⌣˘)ʃ ┌(˘⌣˘)ʃ  terlalu banyak, terlalu banyak, terlalu banyak. Eh, aku tahu. Kalau mau disebutkan, tentu saja, my best friend is You (•ˆ⌣ˆ•)

Alhamdulillah, kelima pertanyaanya udah aku jawab dengan sesempurna mungkin ^^ aku sudah lulus persyaratan kan?  ƪ‎​(^▽^)ʃ  Yahuuuiiii~ senangnya, dapat Award ^___^

Nah, karena ini sifatnya berantai, jadi aku harus memberikan Award ini pada teman-teman blogger yang lain lagi. Hmm... Lalu kepada siapa Award ini kuberikan? Taraaaaaa~

Inilah para penerima Award Berantai : Your Blog Makes Us Smile

1. Untje van Wiebs ~ Corat.Coret.Una
    http://www.sittirasuna.com/2011/12/award-berantai-your-blog-makes-us-smile.html









      http://obrolanblogger.blogspot.com/2011/12/award-your-blog-makes-us-smile-dari.html
    Naah, itulah daftar nama blogger yang berhak mendapatkan Award ini dariku. Yang tertera namanya di atas silakan mengambil Award Berantai yang sudah terbungkus rapi di atas meja yaaa :) jangan lupa dijawab dulu kelima pertanyaan di atas yaa ^___^ ehem.. ehem.. terima kasih sudah mau menjadi temanku ^___^ blognya sungguh membuatku tersenyum :) Syukran wa jazakumullahu khair katsiran.

    Err-rr, sebenarnya aku masih pengen ngasih lagi tapi seperti Award Komentator yang lalu, aku hanya menetapkan 15 nama saja #karena kalau kebanyakan nanti jadi tidak berharga lagi. Hiks, kok jadi ngerasa sedih begini ya~ Tak apa tak apa \(^-^)/ karena kabar baiknya, aku masih punya Tulisan Berantai Part V : Barang Rahasia ^__^ hohohoho~

    Jangan kapok menerima PR dariku yaaaa ~(^o^)~ *walau sepertinya aku yang kapok ngasih PR =D hahahahahaha, mana pecahan rantai 11 gak selesai-selesai kukerjakan lagi (">_<)> hahahahaha~

    Yaaaahhh~ nantikan saja \(^o^)/

    .:: salam award berantai ::.

    View Post
    Bismillah

    Pagi itu matahari tersenyum sangat lebar. Tergesa-gesa, aku memasukkan buku-buku ke dalam tas lalu menentengnya keluar kamar. Di pintu kamar aku disambut dekapan Mama yang ternyata lebih dulu akan berangkat kerja dengan diantar oleh Yudi, adik laki-laki pertamaku. Aku mengangguk penuh senyum saat Mama mengingatkan aku harus mengunci pintu rumah dengan benar dan mengantar adik perempuanku, Ulfa, ke fakultasnya.

    Aku melirik jam tanganku -pukul 9.30- sedikit cemas, presentasiku mulai pukul 10.00. Semoga sempat, Ya Allah. Aku segera menyapa my sweet baby Al Fatih yang berkilau dengan rona merahnya. Ulfa dengan sigap sudah membuka gerbang sehingga aku pun segera membawa Fatih keluar dari peraduannya. 

    Kemudi Mobil
    Eh?

    Kuncinya tidak terputar. Tidak bisa terputar! What's goin' on here? Astaghfirullah. Aku mengambil nafas lebih dalam dan segera melantukan dzikir dalam hati. Tetap. Kunci yang bertengger di bawah kemudi itu bergeming, tidak bisa diputar. Seperti ada penghalang di dalam lubang kuncinya. Hiks. Ini pertama kalinya aku mengalami hal ini. Sepuluh menit, aku berkutat mencari jawaban tetapi hasilnya tetap sama, nihil. Fatih tidak bisa kunyalakan.

    Ulfa mendatang diriku yang sudah keringat dingin, "Ada apa nee-chan?"
    Aku merenggut perlahan, "Aku tak bisa memutar kuncinya. Mesinnya tidak bisa kunyalakan."

    Tak ada siapapun selain kami berdua di rumah saat ini. Lalu aku teringat kemarin bukan aku yang memasukkan Fatih ke dalam sangkarnya melainkan Rahmat, adik laki-laki bungsuku. Ugh, aku segera menghubungi Rahmat dan meminta Ulfa menelpon Mama.

    Kepanikan menjalar ketika dering teleponku berbunyi dan di layar tertera nama teman kelompokku. Terdengar suaranya di ujung telepon, "Maya, sudah dimana? Ini sudah sementara siap-siap presentasi tetapi Profesor belum datang."

    Dengan tegang aku berbicara terbata-bata, "Ma-ma-masih di rumah, Kak. Kunci mobilnya tidak bisa kuputar. Bahkan aku takut kuncinya patah kalau kupaksakan berputar. Kok bisa begini ya?"

    "Yakin tidak salah kunci?" Aku ternganga mendengar kalimat itu.
    Aku nyaris putus asa, "Yang benar saja, Kak. Kuncinya ya hanya ini, tidak mungkin salah."
    Terdengar nada cemas, "Hmm, sudah hubungi siapa saja?"
    Aku melirik Ulfa dan dia segera menjawab, "Mama dan Yudi sementara menuju ke sini."
    "Baiklah, semoga tidak ada masalah berarti. Kami tunggu kedatangan Maya secepatnya."
    Tringg! 1 New Message.
    From My Rahmat.
    "Ada apa kak Maya? Kemarin baik-baik saja kok, bisa diputar dan dinyalakan."
    Aku menautkan kedua alisku sesaat dan bersandar lemas. Aku melihat Ulfa yang masuk kembali ke ruang makan dan melahap sarapan yang tadi belum sempat dia sentuh. Aku tersenyum geli, padahal tadinya amat sangat tergesa-gesa, jadinya malah terlama-lama. Sigh...

    Tiga puluh menit kemudian, Mama dan Yudi datang dengan raut wajah khawatir dan bingung. Sebelum sempat aku berbicara sepatah katapun, Yudi menghampiri kemudi dan dengan sekejap *cling memutar kuncinya lalu mesin pun menyala. Aku terhenyak! Histeris dalam hati!

    Apa?!

    "Kemudinya terkunci. Jadi sebelum kunci diputar, kemudinya harus digerakkan dulu -boleh ke atas atau ke bawah- lalu putar kuncinya ke arah unlock. Setelah itu tinggal putar sekali lagi untuk menyalakan mesin. Cara ini dipakai supaya mobil tidak bisa dicuri dengan mudah." Tutur Yudi panjang lebar sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.

    Kunci Kemudi

    Ulfa yang datang langsung teriak, "Kak Maya, apaan sih?! Bodoh sekali~ Hahahaha."

    Mamaku yang tengah menerima telepon, tiba-tiba memukul kepalaku lembut, "Masa biar begitu tidak tahu?!" Lalu beliau melanjutkan kembali percakapan dengan sosok yang aku tahu pasti siapa di ujung telepon itu, Papa, "......Iya, tidak tahu itu Maya, datang lagi bodohnya. Bikin kehebohan saja pagi-pagi... Apalagi......"

    Ya Allah Ya Rabb...

    ¡uɐdǝp unɥɐʇ ıɯǝs ɯısnɯ ɐƃƃuıɥ ısɐuɹǝqıɥɹǝq uɐp ɯɐʞǝpuǝɯ 'ɐʎuɯɐlɐp ǝʞ ʞnsɐɯ ɐlǝɹ ɹɐuǝq-ɹɐuǝq 'ɐlǝɹ nʞɐ 'ƃuɐɹɐʞǝs ɥɐʍɐq ıp ƃuɐqnl ɐpɐ ɐlıq

    Di dalam perjalanan menuju ke kampus, aku hanya bisa tertawa penuh kebodohan. Menertawai diriku sendiri, kasihan sekali. Maya, kamu parah! Ulfa yang berada di sampingku pun tidak mampu berhenti tertawa. 
    Tringg! 1 New Message.
    From My Rahmat.
    "Oh iya Kak Maya, kemudi mobilnya itu dikunci. Seperti halnya pada motor."
    Aku tak tahan lagi, aku menggila dalam hati, "Aku tidak tahu. Kunci Kemudi? Motor? Ya Allah... Mana aku tahu...(?) Aku ini berada di bumi bagian mana sih sampai tidak tahu hal ini...(?!) Hal sekecil ini...(?!)" *Gubrak! kurasa diriku sedang pingsan di dalam sana.

    "Ya Allah... Fatih, hari ini kamu usil sekali...!! Tak kusangka, kamu begitu memperhatikanku ya~ Awas kamu, hari ini gak bakal mandi!! Ehem... Tapi, aku sangat senang. Hari ini Allah Ta'ala mengirimkanmu untuk membuatku terpukau. Fatih, Terima Kasih!"

    *Aku tidak tahu.
    Aku benar-benar sadar, seahli dan sepiawai apapun diri ini terhadap suatu hal, pasti ada hal yang belum diketahui. Untuk itulah, kita harus terus belajar, belajar dan belajar.

    Keep on fighting till the end!

    *Kabar baiknya, Profesor meluluskan permintaan teman-teman kelompokku untuk tidak presentasi waktu itu dengan alasan ketidaksiapan alias ketidakadaanku.
    Syukur Alhamdulillah \(^-^)/

    --- Special thanks to The Real Target Blog untuk program tulisan terbaliknya ---

    View Post