Buku Benang Merah

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Besar harapan, buku ini dapat menghangatkan hati yang tengah menanti pasangan, merangkul hati yang sementara berbagi kasih dalam bahtera rumah tangga serta memenuhi panggilan hati yang telah mendahului mengikat janji setia seumur hidup. Benang Merah, ketika sepasang hati bertemu.

Terlebih khusus, buku ini dipersembahkan untuk para pasangan yang memotivasi, menasehati dan telah terlebih dahulu mengarungi samudra kehidupan dalam bahtera rumah tangga (baca: tahun 2012 silam), merekalah, Ekachaeryanti Zain & Indra Sukmana Putra, Mardhiyah Nas & Nursyamsu Ismail, dan Basmah Thariq & Armawi Fadli.

Doa cinta untuk mempelai:
Barakallahu laka wa baraka 'alaika wa jama'a bainakumaa fii khair
Semoga Allah memberikan berkah kepadamu dan memberikan berkah atasmu
serta menyatukan kalian berdua di dalam kebaikan. Insya Allah. Aamiin.

cover benang merah penerbit qibla


------------------------
Keterangan Buku:
------------------------
Judul: BENANG MERAH, ketika sepasang hati bertemu
Pengarang: Nurmayanti Zain
Penyunting: Dewi Widyastuti
Desainer: Meita Safitri
Ilustrasi Cover: Apple Heart Illustration (Ulfa Febryanti Zain)
Penerbit: Qibla (Imprint PT Bhuana Ilmu Populer)
Ukuran: 14 x 22 cm
Tebal: xviii + 126 halaman
ISBN 10: 602-249-391-9
ISBN 12: 978-602-249-391-4
Terbit: November 2013
Harga: Rp 33.000,-


------------------------
Pemilik Kisah:
------------------------
Hima Rain, Ahmad Fauzi, Rezky Batari Razak, Muhammad Scilta Riska, Annur El Karimah, Irda Handayani, Abdur Rosyid, Hariyanto Wijoyo, Ar Rifa’ah, Haris Samaranji, Abi Sabila, Jiah Al Jafara, Siti Rahmadayanti, Arrabby Ahmady, Nurul Fadilah, Dina Desriany, Insan Robbani, Sun, Wawan Setiawan, Alaika Abdullah, Mugniar Marakarma


------------------------
Penggalan Cerita:
------------------------
Ini kumpulan kisah cinta yang menginspirasi. Ditulis untuk menemani masa penantian sekeping hati, mengungkap benang merah dua hati dan mengawal ketika sepasang hati berikrar.

Entah ini kebodohan atau kegundahan. Seperti dalam sebuah pepatah cinta. Katanya, “Cinta tidak pernah mengikuti sajak atau alasan. Tidak peduli seberapa besar perasaan cinta yang tertanam di hati, ketika kau tidak memberitahukannya maka itu tak akan ada artinya. Jadi jika kau mencintai seseorang atau sangat mencintainya, nyatakanlah cintamu dengan baik.”

Bagai mengurai benang kusut, perlahan kau masuk dalam kehidupanku dan menatanya kembali. Tanpa kata, kau sukses merasuk ke relung hatiku. Karenanya aku bertekad, untukmu, semoga aku bisa mengungkapkan cintaku dengan baik.


------------------------
Cara Mendapatkan:
------------------------
1. Telah tersedia di Gramedia, Togamas dan Toko Buku terdekat lainnya di seluruh Indonesia (Silakan langsung Beli di Toko Buku wilayahmu ya!)
Setelah cek & ricek, untuk wilayah Makassar (Gramedia Mall Panakkukang) per tanggal 13 November 2013, masih tersisa stock 30 buku di rak new arrival penerbit BIP. Yuk, diserbu!

2. Kirim Email ke Pengarang | Available 10 stock buku (per 18 November 2013)
Tulis : BENANG MERAH # NAMA LENGKAP # ALAMAT LENGKAP # JUMLAH # NO TELP
Kirim ke : admin@nurmayantizain.com
Nanti akan mendapatkan balasan Email berisi No. Rek dan jumlah biaya yang ditransfer.

New Arrival Benang Merah Penerbit QIBLA


------------------------
Komentar Mereka:
------------------------
Suka! Pengen selalu mengikuti karya-karya Nurmayanti Zain. Soalnya tulisannya polos, apa adanya. (Chyntia Puti Army, Karyawan Swasta, Pontianak)

Benang Merah, luar biasa. Sebuah buku tentang cinta yang sebenarnya biasa tapi mampu menjadi sesuatu yang amaze. Dikemas secara ringan dan berbahasa renyah tapi sarat ilmu serta pilihan diksi yang menyentuh. Jujur, buku ini buku tentang cinta terbaik yang pernah saya baca. Semoga tiap pembaca mampu menilik benang merah dalam tiap kisah yang disajikan. (Ria Hidayah, Guru, Penulis Lepas, Crafter, Mahasiswi Universitas Sriwijaya, Indralaya)

Buku ini laksana sebuah komputer mainstream dengan kekuatan dan kecepatan yang jauh lebih besar dibanding komputer biasa. Tugasnya adalah mengolah permasalahan cinta dengan formula yang dirancang oleh Nurmayanti Zain. Komputasi dilakukan secara paralel menggunakan beberapa prosesor yang bekerja secara terpisah. Cepat, efisien, dan akurat. Dan hasil akhir komputasi cinta tersebut telah di-save dalam harddisk Benang Merah. Jika anda ingin mengetahui lebih jauh tentang cinta, anda tidak perlu lagi merumuskan cinta yang memerlukan proses panjang, cukup membaca buku ini. (Cahya Edi Santosa, Peneliti di Pusat Teknologi Penerbangan LAPAN, Serpong)

New Arrival Benang MerahKisah cinta saat sepasang hati bertemu selalu indah dibahas di dunia sastra. Nurmayanti Zain meramu benang merah ini menjadi sebuah sajian kaya hikmah, inspiratif dan penuh gizi. Bahasanya khas nan ciamik. Salut untuk buku ini, semoga pembaca menemukan takdir cinta penuh romantisme yang dibalut dengan keyakinan pada Tuhan. Inspiring! (Ila Rizky Nidiana, Blogger, Tegal)

Benang Merah menyegarkan kembali tentang ingatan akan makna cinta yang begitu luas. Dimana cinta menjadi bahasan yang tidak pernah habis atau kusam dimakan zaman, cinta pula yang mengisi alur demi alur kehidupan baik dalam senang maupun sedih. Dituturkan secara lentur diiringi dengan gaya penulisan beragam dari tiap penulisnya. Disertai syair yang begitu mendebarkan hati, menjadikan Benang Merah sebagai sebuah buku romantis yang sarat makna cinta dan pastinya harus dimiliki. (Stupid Monkey, Blogger, Jakarta Barat)

Bukunya bagus, jujur saya suka. Ceritanya ringan mengalir, bagus dibaca kalau lagi bad mood. Soalnya bukunya seperti penulisnya, dimanapun dia, dia selalu membuat suasana menjadi lebih baik. (Sufra Shofiyyah, Ners & Pengurus Forum Muslimah Dakwah Kampus Indonesia, Makassar)

Keren sekali gaya menulisnya. Ditambah lagi ceritanya bagus banget. Plus puisinya bikin nangis, Subhanallah keren! Benang Merah yang sangat menginspirasi. Ajaib, tulisannya membuatku bangkit! (Wita Adriyana Wardani, Freelancer, Mataram)

Benang Merah, di balik setiap halamannya tersimpan makna cinta yang begitu lucu dan jujur. Dengan gaya bahasa sederhana, penulis menyulap kisah cintanya menjadi lebih hidup, mengesankan dan mengharukan. (Rezki Amaliah, Pelajar SMA, Makassar)

Buku ini terbukti berhasil memaksa saya untuk memandang cinta dari perspektif yang seharusnya. Pakem cinta yang sesungguhnya, bukan tentang cinta monyet, bukan pula tentang kisah remaja yang penuh manja, apalagi cinta yang mengeksplorasi kesenangan semata. Inilah cinta yang dibawakan secara baik oleh penulis, cinta yang wajar, bukan cinta yang dibuat-buat. Ialah tentang cara seorang Nurmayanti Zain mengaduk-aduk persepsi tentang cinta dari berbagai sudut dengan pola pikir yang dewasa, dengan brainstorming manis yang menyinggung cinta mulai dari peradangan hati atau kurva permintaan, hingga mahligai indah yang dicita-citakan. Ini cara penulis untuk menunjukkan isi buku mengenai cerita cinta yang kompleks. Kumpulan tulisan ini juga mengundang beberapa penulis tamu, yang keberadaannya sama sekali tidak mengganggu bangunan yang dirancang dan diselesaikan oleh penulis, tapi justru mewarnai dan menambah perbendaharaan perspektif bagi pembaca. So, jika ingin mendapat refreshing segar tentang cinta, jika ada orang yang akan memulai sebuah mahligai perkawinan, atau ingin belajar menyelami perasaan pasangan dengan segala kekuatan cintanya yang haqiqi, ini dia, Putri Cahaya menghadirkannya untuk kita. (Zachroni Sampurno, Pegawai Negeri Sipil, Jakarta)


------------------------
Special Thanks To:
------------------------
Tertawa dan tersentuh dalam satu waktu … adalah rasa yang akan kalian temukan dalam Benang Merah. Temukan simpul Benang Merah-mu dan yakinlah dia adalah jodohmu! (Devania Annesya, Penulis Novel Ubur-Ubur Kabur, Maya Maia dan beberapa buku antologi, Surabaya)


------------------------
Catatan Akhir Penulis:
------------------------
Alhamdulillahi Rabbil 'Aalamiin. Tabaarakallahu Ta'ala. Jujur saja, ini begitu mendebarkan. Dalam setiap detakan jantung, aku tak henti-hentinya berucap syukur pada Allah Subhanahu wa Ta’ala, pada Sang Pemilik Hati manusia, pada Rabb Semesta Alam. Alhamdulillah Alhamdulillah Alhamdulillah. Begitu banyak nikmat yang terlimpah hingga buku ini bisa terbit dan berada di tangan pembaca.

Ide penulisan buku ini berawal dari cinta. Yang menjadi penggerak utama terselesaikannya buku ini juga cinta. Rasa-rasanya semua karena cinta. Well, apa sih yang tak bisa dilakukan oleh cinta? Ups, baiklah, aku berlebihan. Lanjut cerita, karena kesukaanku terhadap romantisme kisah anak Adam, aku pun berniat membuat sebuah buku cinta. Namun tidak sembarang buku cinta. Aku ingin sesuatu yang spesial.

Spesialnya itu seperti sebuah benang merah transparan yang tersemat di jemari dua manusia. Uniknya, benang merah itu sudah terikat jauh hari bahkan sebelum keduanya bertemu. Benang merah itu disebut takdir. Dan tak ada yang pernah tahu bagaimana takdir hidup akan menuntun kepada pertemuan manis bernama cinta. Ya, ketika sepasang hati bertemu. 

Benang merah menyuguhkan kisah-kisah nyata yang skenario cintanya ditulis langsung dari langit. Jadi tidak sekadar karangan belaka. Fantastisnya lagi, aku bersusah payah menghimpun beberapa tulisan fenomenal dari Guest Writer Event di blog Kemilau Cahaya Emas (http://www.nurmayantizain.com). Dengan demikian, ada begitu banyak rasa yang bisa terlihat dalam buku ini.

Para penulis tamu Kemilau Cahaya Emas adalah orang-orang yang menorehkan tinta luar biasa dalam kertasnya. Aku begitu bersyukur memiliki mereka sebagai seorang teman berharga, baik secara nyata maupun maya.

Tahu tidak, terima kasih adalah kata yang ajaib. Kata itu bisa membuat jiwa merasa sedikit bangga dan membentuk hati menjadi kuat. Makanya izinkan aku berterima kasih. Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca buku ini, entah dengan membelinya atau meminjamnya. Terima kasih telah memberiku kesempatan untuk menjadi seorang penulis. Terima kasih telah mencoba mengambil hikmah dari tiap tulisan yang ada dalam buku ini. Terima kasih.

Hey, untuk yang terakhir ini, yang akan kukatakan padamu dengan mata berbinar-binar, ehem bacalah dengan seksama, bahwa aku sungguh-sungguh mendapatkan keberkahan dari buku ini. Subhanallah. Tahun berikutnya, tahun ini, tahun 2013, aku mendapatkan jodohku. Aku menikah. Selaksa Benang Merah. Ya, terurai lembut dalam sebuah takdir pertemuan hati yang tidak biasa. Kebetulan? Ah, bukankah tak ada sesuatu yang kebetulan? Lillahi Ta'ala.

Karenanya, aku ingin menganggap hal ini sebagai skenario termanis yang pernah kualami semasa hidup. Aku menulis buku ini dalam keadaan masih meraba cinta dan menerka-nerka dimensinya, bahkan sampai buku Benang Merah ini selesai ditulis, aku masih belum mengenal cinta yang mampu menggenapkan separuh dienul Islam. Beberapa bulan berikutnya, barulah tabir rahasia jodoh itu terbuka, barulah perlahan aku belajar dan akhirnya bisa mengerti sedikit demi sedikit tentang apa itu cinta dan bagaimana aku harus memperlakukannya. Subhanallah.

Kini, ketika aku kembali mempelajari lembar demi lembar, terlihatlah bahwa buku Benang Merah memang masih memiliki begitu banyak cela. Jadi tentu saja, kritik dan saran akan selalu bisa kuterima dengan lapang dada Insyaa Allah. Komentar pedas pun tak mengapa, hehehe. Namun bagaimanapun juga, Alhamdulillah, buku ini telah lahir dari kejujuran dan ketulusan. Dan aku sangat menyukai buku ini. Love it! Harapku, semoga kamu pun menyukainya. Maka nikmat Tuhan-mu yang manakah yang engkau dustakan? Allahu Akbar!


.::  Salam Benang Merah  ::.

36 comments:

  1. Wah senangnya proyek baru maya terbit lagi.
    Hey hima-rain, namamu ada di buku itu. Aihh senangnya ^^

    ReplyDelete
  2. sudah ada di toko buku yaternyata, selamat ya atas bukunya. Beberapa penulis aku kenal namanya nih

    ReplyDelete
  3. saya ikut bahaagiaaa banget Mbak. kapan-kapan saya mau daftar ikutan jadi kontributornya deh, hehe

    ReplyDelete
  4. OH JADI adanya di gramedia sana?
    insya Allah bulan depan saya pesan may... sekalian.. hehe...

    ReplyDelete
  5. Alhamdulillah..
    Akhirnya saya bisa jadi penulis.. Hehehe

    ReplyDelete
  6. wah bisa menjadi panduan dalam menjalin suatu hubungan yang serius nih

    ReplyDelete
  7. Aduh terbatuk batuk...
    alhamdulillah yaaaa

    ReplyDelete
  8. maya.. keren ko dek...Masyaallah.

    barakallah yaa.. sepereinya belum saya beli.. hehe :)

    ReplyDelete
  9. wahhh sounds good nih bukunya, keren. sukses terus ya :)

    ReplyDelete
  10. mwehehe, eke special thanks cynt...

    ReplyDelete
  11. selamat! kayanya laki-laki mesti baca ini juga

    ReplyDelete
  12. Alhamdulillah, sebuah perjalanan panjang mencari cinta akhirnya telah berhasil menemukan tambatan, seiring dgn terlahirnya rahasia cinta yg terkemas rapih dan luar biasa dlm buku Benang Merah ini. Putri Cahaya pun kini telah menemukan Pangerannya. Semoga keduanya diberkahi dengan kebahagiaan dunia dan akhirat.
    Amin

    Aku bangga denganmu May..

    ReplyDelete
  13. Alhamdulillah, buku maya terbit lagi... insya Allah bakal berburu lagi... turut bahagia atas kebahagiaanmu may... doakan aku juga ya may, bisa cepat mengurai benang yang kusut... barakallahu... ^^

    ReplyDelete
  14. selamat malam Mba...saat ini saya sudah tinggal di Kota Barru, dulu sempat kuliah di Makassar selama 4 Tahun...hm seandainya saya masih ada di Kota Makassar saya pasti langsung ke MP untuk membeli Buku Benang Merah nya Mba....

    ReplyDelete
  15. Sukses selalu, sebuah karya dari cinta oleh cinta untuk cinta....

    ReplyDelete
  16. Hai Nur, wah lama tak main kesni ternyata kamu mengembangkan project yah...
    Saya boleh ya mendapatkan tips menyelesaikan sebuah buku? Dan juga publishing-nya? Oh iya semua buku2mu itu dihandle sama leutikaprio atau udah bukan self-publishing lagi?

    ReplyDelete
  17. wah bagus-bagus :) selamat yah sudah terbit

    ReplyDelete
  18. wah, sepertinya sweet sekali bukunya :)

    ReplyDelete
  19. pengen icip2 bukunya. tapi blum kebeli kayaknya... hehe

    ReplyDelete
  20. InsyaAllah, akan membeli..
    sudah ta bukmark..tapii masih nunggu jdwl ke toko buku.

    Selamat ya , BM rilis nasional

    ReplyDelete
  21. belikankaaa, itung2 sedekah :p

    hwaaa penasaran baca bukunya kaakk >.<

    ReplyDelete
  22. @Anis Tahara Alhamdulillahi rabbil 'aalamiin :) yippi yippi yei, makasih nis. Iyaa ^^ hima juga nyumbang puisi loh. Jadii, buku ini wajib dikoleksi ya nis XD

    ReplyDelete
  23. @Lidya - Mama Cal-Vin Alhamdulillah ^^ iyaa mbak lidya, makasih banyak. Ini juga berkat sumbangsih dari temen-temen penulis :) subhanallah! Beli ya mbak~

    ReplyDelete
  24. @Annur Karimah Tersedia di gramedia seluruh Indonesia nur :) barakallahu! Yup, siip ^^ ditunggu pesanannya, ukhtifillah...

    ReplyDelete
  25. @jiah Super alhamdulillahi jiaaah :) thanks to you!

    ReplyDelete
  26. @Rahma Alhamdulillah, segala puji bagi Allah kak rahma :)

    iyee, jangan mi kak ^^ do'a ta saja sudah sangat membantu, alhamdulillah prosesinya lancar dan hikmah :)

    ReplyDelete
  27. @Annesya Because inspire me to take the chance and sink into the deep one :) special thanks nesya!! Sukses selalu ^^ barakallahu!

    ReplyDelete
  28. @airimaruru Subhanallah :) tiaaa barakallahu, moga cepat menemukan si benang merah juga ya ^^ makasih atas tiap dukungannyaaaa, alhamdulillah~

    ReplyDelete
  29. @Ririe Khayan Alhamdulillah :) makasih mbak rie~ ini juga berkat doa dan dukungan mbak rie ^^ subhanallah!

    ReplyDelete
  30. @Dhila mdede :p dhilaa, available at gramedia mp, mari dan trans. Berburu mi ki :) itung-itung sedekah dengan beli buku ^^ alhamdulillah yah, sesuatu...

    ReplyDelete
  31. Hihi waktu ke toko buku cari buku ini papasan sama Maya dan suami :D

    Oya Maya, ada acaraku insya Allah anggal 1: bisa ikutkah?

    Doyan nulis kan? ^_^ Yuk kita kopdar, sekaligus mendengarkan sharing dari teman kita bu Haeriah Syamsuddin, mengenai buku solo perdananya yang baru terbit melalui agensi naskah.

    Waktu:

    Rabu 1 Januari 2014 pukul 09.30 pagi – selesai (kira-kira pukul 12-an).

    Tempat:

    Jalan Buakana, ruko Buakana (masuk dari Jl. A.P.Pettarani, kalau dari arah kantor PU/Ramayana, belok kanan persis sebelum Rappocini Raya).

    Keterangan tambahan:

    Kalau masuk dari arah Pettarani, land mark yang menyolok ditemui adalah pasar kaget, lalu ada bangunan kost eksklusif kemudian ruko ini (letaknya di sebelah kiri).

    Rukonya warna abu-abu, merupakan ruko pertama yang ditemui dari jalan masuk Buakana. Ada 3 ruko berjejer di situ, tempat pertemuan kita yang isinya barang dagangan campuran. Yang satunya usaha laundry, yang satunya lagi ada tulisan ND 8 di depannya (yang ini menjual alat-alat kesehatan).

    Naaah sudah lengkap sekali mi keterangannya, kelewatan deh kalau kesasar hehehe.

    Bu Haeriah ini menulis buku PARA ABDULLAH DI SEKITAR RASULULLAH, ada mi di toko buku, May. Ikutan yuk ^__^

    ReplyDelete