Bismillaahirrahmaanirrahiim

Alhamdulillah. I'm home.
Syukran wa jazakillahu khair untuk setiap doanya :)
Insya Allah berkah. Allahu Akbar!

Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar

Alhamdulillah... semoga jadi berkah juga untuk kita sekeluarga, dek :)
---Ummu Miqdad

Maya... Baik-baik sajakah dirimu? Kangen dirimu, May. Dan negeri pasir yang engkau kunjungi. Kerinduan memuncak pada tanah haram. Pesanan doaku tersampaikan, kan?
---Akhwat Pejuang

Maaaay :) buaaanyak mau kucerita.
---Kak Maryam

Subhanallah. Barakallahu fiq, adek.
---Kak Irma

Masya Allah. Baraakallahu fiik bu Haji :) Allahu Akbar!
---Kak Aisyah

Alhamdulillah... Dirimu seperti penjelajah, dek. Semoga nanti diberi kesempatan untuk menjelajah tempat yang lebih banyak. Semoga sudah dengan dia yang dipilihkan oleh Dia.
---Kak Sukma

Alhamdulillaahilladzi Sallamaka, welcome home my Maya. Aamiin... Aamiin... Allahumma Aamiin... Bagaimana kabarmu dan semuanya?
---Mbak Dewi

Alhamdulillah. Masya Allah. Sampai bertemu yah.
---Kak Umi

Alhamdulillah dek :)
---Kak Isa

Shaayer for Umrah

Ahlan wa sahlan, ukh. Kayfa haluki ukh?
---Isni

Bismillah. Angel, sudah pulang ya dari tanah haram? Subhanallah, semoga ibadahnya berkah ya sayang. Hubungi Iea, May. Miss u.
---Iea

Alhamdulillah :) mizz u...
---Shofiyyah

Alhamdulillah... Welcome home Mayaaa... Kapan nih kita ngobrol-ngobrol di dalam Fatih lagiii... Huaaa :)
---Ar Rifa'ah

Alhamdulillah :)
---Kalsum

Alhamdulillah, saudariku sudah nyampe dengan selamat. Barakallahu fiik.
---Afda

Kak Maya... Miss you. Mau ketemu dengan Kak Maya dan cerita-cerita :(
---Nisa

Kak Maya, rindu. Sehat-sehat sajakah? Kak, simpankan coklat ya. Oleh-olehnya apa nih?
---Wulan

Alhamdulillah. Miss you, kak Maya. Banyak yang terjadi setelah kakak pergi. Hehe, banyak hal yang ingin kuceritakan. Sayangnya keberangkatan KKN hari Ahad ini Insya Allah.
---Cempana


Makassar, my home sweety hearty honey bunny home <3
16 Maret 2013 Miladiyah - 04 Jumadil Awal 1434 Hijriyah
Oh My Goodness, My heart is so jet lag! Miss me?

View Post
Bismillaahirrahmaanirrahiim

Hai Negeri Pasir! Aku datang. Alhamdulillahi Tabaarakallahu Ta'ala. Terima kasih atas sambutannya yang begitu menawan. Allahu Akbar! It's really awesome! Musim dingin di negeri berlabel gurun ternyata keren. Yup, cukup membuat tengkukku mati beku dan hidungku bersin-bersin beringus. Aku suka.

Madinah Al Munawwarah

Ehm, iya sih, ini bukan pertama kalinya kita bertemu. Namun, rasanya benar-benar nikmat ketika aku mengosongkan memori tentangmu di tahun-tahun yang lalu dan menganggap ini adalah kali pertama kita bertemu. Anggap saja the first one, gitu loh. Kalaupun memori itu tak terhapus seutuhnya, aku tahu kau telah banyak berubah. Kata orang, seeing is believing dan memang kini penampakanmu semakin Masya Allah luar biasa. Eh, eh, kau dapat salam dari Kak Hera dan Kak Indra. Mereka yang mengunjungimu dua bulan lalu, ingat? Sebenarnya akan menyenangkan jika mereka berdua bisa ikut rombongan The Zain kali ini, sayangnya, bulan madu ya bulan madu. Hohoho, dan mereka lebih berhak untuk itu.

Sesuatu banget ya, aku bisa nulis blog tentang pertemuan kita yang ketiga. I know, I'm insane. Andai kau bisa melihat ekspresiku saat di bandara Malaysia ketika mama mengatakan, "Iya, sesuai permintaan papa, mama sudah minta Yudi membawa laptop di koper kabinnya." Aku melirik ke Yudi yang menggoyangkan kedua alisnya. Hueee, serius?! Ck, jadilah hari ini, di sela-sela kesibukan beribadah, aku mengerjakan pekerjaan rutinku sebagai sekretaris bayangan di perusahaan papa. Setelah itu? Yaa, ngeblog dikit boleh kan?

Akhwat pejuang mengatakan bahwa aku harus membawa pulang sebuah jawaban ketika telah mengunjungimu. Tahukah kau? Qaddarallahu wa maa syaafa'al, jawabannya sudah tergolek persis beberapa jam sebelum pesawat take off. Karenanya, aku sedikit kagok. Aku jadi harus menyusun ulang rencana dan merubah paradigma doa yang akan kulantunkan. Aku menginginkan hati yang baru. Aku tahu, butuh beberapa perang dingin dan sedikit instal ulang dalam otakku untuk mencapai hal tersebut. Hey, tapi aku akan berusaha. Dan aku akan memulainya dengan niat dan doa. Seperti sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam: "Sesungguhnya iman dalam hati salah seorang kamu akan usang dan lusuh sebagaimana usang dan lusuhnya pakaian. Oleh karena itu, mohonlah kepada Allah agar Dia memperbaharui iman dalam hatimu." (HR. At Tabrani)  Dalam masa-masa sekarang, aku benar-benar menginginkannya. Bismillah. Allahu Akbar!

Masjid Nabawi, Sejauh Mata Memandang

Tak lupa, aku menitipkan salam dari teman-temanku. Mereka juga ingin sekali mengunjungimu. Insya Allah kelak suatu waktu di masa mendatang ya. Semoga takdir pertemuan mereka denganmu telah tertulis di Lauh Mahfuzh. Aamiin. Allahumma Aamiin.

Madinah Al Munawwarah, Saat semua mata telah terlelap
21 Rabi'ul Akhir 1434 Hijriyah - 04 Maret 2013 Miladiyah
Hai Negeri Pasir! Jangan bosan padaku ya ^^

View Post
Bismillaahirrahmaanirrahiim


Dalam sejarah, tak ada seorang pesimis yang pernah menemukan rahasia bintang-bintang, atau berlayar ke pulau antah-berantah, atau membuka sebuah surga dunia untuk jiwa manusia.
(Helen Keller, 1880 - 1968)


Tanyakan pada siapa saja, apa rahasia kesuksesannya? Dijamin kau akan mendapatkan jawaban semacam, "Karena aku tahu aku bisa melakukannya."

Ini bukan sesuatu yang mengada-ada, bukan pula terobosan baru yang mengejutkan. Hanya kadang menjadi sesuatu yang gampang terlupakan. Fakta di lapangan menyatakan adanya kaitan erat antara optimisme dengan kesuksesan. Ya, tahukah kau? Riset menjumpai hubungan sebab-akibat dalam mencapai suatu keberhasilan. Oleh sebab percaya diri, ternyata bisa menimbulkan akibat dramatis dari pencapaian impian tersebut. Matematisnya, nilai optimisme selalu berbanding lurus dengan nilai kesuksesan.

Apa kau percaya, kau dengan kemampuanmu itu, bisa mengambil keuntungan dari peluang yang ada? Kau harus percaya. Karena itulah langkah pertamanya. Bedakan dengan asumsi kau selalu benar dan orang lain selalu salah. Itu jelas tidak sama. Boleh digarisbawahi bahwa keyakinan akan membawamu maju selangkah lebih dekat ke titik kesuksesan, tapi tidak diraih dengan cara merendahkan orang lain. Karena keyakinan adalah mesin yang memfungsikan persepsi diri, bukan trofi yang menjadikanmu sombong dan berhak meremehkan orang lain. Jadi gunakanlah keyakinan diri sebaik mungkin.

Keep calm and Heart it
Keep calm and Heart it - credit

Ingat juga bawah pikiran dapat membawamu pergi jauh. Tak jarang ada yang tersesat dalam otaknya, bahkan kehilangan peta dari nuraninya. Maka dari itu, tetaplah fokus dalam mengejar impian. Ya, berpikirlah positif, tetaplah membuka pikiran, lenyapkan rasa takut dan selalulah mencari sisi baik, hikmah terpendam, atau apapun yang dapat membuatmu tetap tegak jika terhimpit keadaan sulit. Jangan sampai kau merasakan hal yang paling menyedihkan, mengetahui bahwa kau sebenarnya bisa mencapainya di saat kesempatan tak lagi terbuka untukmu. Benar sekali, kau terlambat menyadari bahwa ternyata kau bisa melakukannya.

Ini hanya sekadar catatan untuk mengetahui, bahwa jauh di dalam dirimu, kau cerdas, mampu dan penuh potensi lain yang tak pernah terbayangkan olehmu. Kau jenius! Percayalah, karena ini benar. Jika kau tak punya kepercayaan diri untuk melakukannya, sudah, percaya saja padaku yang percaya bahwa kau bisa melakukannya. Nah, kini aku jadi bertanya-tanya, apa kalimat, "Hati-hati dunia, dia datang!" sudah bisa aku lontarkan? Semoga ya, Insya Allah.


Makassar, Februari 2013 Miladiyah - Rabiul Akhir 1434 Hijriyah
Untuk dan hanya untuk saudariku Ar Rifa'ah yang hari ini sidang apoteker.
Barakallahu fiik wa yassarallahu umuurakum, ukhtayya ^^

View Post
Bismillaahirrahmaanirrahiim

愛言葉

いつも  僕  の  子供  が
お世話  に  なって  いるよう  で
聴いて  くれた  あなた  方  に
感謝、 感謝。

この  ご恩  を一生  で  忘れない  うち  に
内  に  秘めた  想いと  とも  に
歌  に  して  みました。
愛  言  葉  は  愛  が  と  =  ありがとう

僕  とか  君  とか  恋  とか  愛  とか
好き  とか  嫌い  とか
また  歌う  ね。

今  君  が  好き  で
てか  君  が  好き  で
むしろ  君  が  好き  で
こんな  バカ  な  僕  を  君  は  好き  で
愛して  くれて。
こんな  歌  聴いて  泣いて  くれて
ありがとう。

いつか  僕  の  子供  が  十万歳  の  誕生日
迎えた  とき、祝って  くれて  三十九  ました

この  ご恩  は  一生  で  限られた  時間  で
生まれる  曲  と  詩  に  乗せて
君  に  届ける  よ
これから  も  どうか  よろしく  ね

僕  とか  君  とか  恋  とか  愛  とか
好き  とか  嫌い  とか
まだ  足りない?
(笑)

じゃあ

昨日  何  食べた?
何  してた?
何回  僕  の  こと  思い出した?
こんな  こと  話して  みよう  か!

キミ  食べた。
ナニ  してた。
キミ  の  こと  なんか  忘れちゃった  よ。

君  が  好き  で
って  いう  の  は  嘘  で  (笑)
ホント  は  大好き  で。
傷  つけたくなくて

でも   君  が  好き  で
愛して  暮れて

こんな  歌  あった  ねって
君  と  笑いたいんだ

僕  みたい  な  君
君  みたい  な  僕
似てる  けど  違って
違ってる  から  似てる

好き  だよ  と  言う  度  に
増える  好き  の  気持ち は
僕  から  たくさん  の  君  へ  の

愛言葉   一   初音 ミク


Makassar, Februari 2013 Miladiyah - Rabiul Akhir 1434 Hijriyah
Walau sudah dikatakan, tapi karena tak bisa dimengerti...
Pada akhirnya tak ada kata yang tersampaikan.
Jadi pintaku, jangan salahkan aku.
Salahkan ketakutanmu.

View Post
Bismillaahirrahmaanirrahiim

Shalat Idul Adha di Chiba University

Ketika ibadah shalat memiliki kedudukan tinggi dalam Islam, maka seorang khalifah, Umar bin Al-Khaththab Al-Faruq radhiyallahu'anhu selalu memberi peringatan kepada para pegawai dan rakyat-rakyatnya akan pentingnya ibadah shalat, dia berkata:

"Sesungguhnya urusan kalian yang paling utama dan paling penting di depan saya adalah ibadah shalat, barangsiapa menjaganya maka ia benar-benar telah menjaga agamanya, dan barang siapa yang menyia-nyiakannya, maka ia lebih menyia-nyiakan urusan yang lain."

Hadits diriwayatkan oleh Imam Malik dalam kitab Al-Muwaththa' (1/6)
dan Abdul Razzaq dalam Mushannaf-nya (1/536)


#Shalat, The Inspiring Story
Muhammad Ihsan Zainuddin

View Post
Bismillaahirrahmaanirrahiim


This is the story of the most foolish traveler in the world. Once upon a time, long long long time ago, there was this foolish traveler, who had gone on a journey. Why was he foolish? Well because he was fooled by everyone he met.

Foolish Traveler
The Most Foolish Traveler - Credit

“Please, give me some money for medicine.” said an old lady.

And he gave money to her. Everywhere he went people made up all kinds of sad stories to tell him, and the traveler fell for every one of them.

“Help me, I have a sick younger sister.” a little girl said to him.
“I don’t have money to buy seeds to plant in my fields.” a man said to him.

And he gave to them each something of his. Pretty soon his money, his clothes, even his shoes had been cheated away from him. But the foolish traveler was always glad to help, and he always told people the same thing. He said, “I wish you happiness.”

I wish you happiness - Credit

But by this point though, the traveler was completely naked without clothes. And because with nothing left to cover himself, he decided to leave the main road and travel through the dense forest, where no one could see him. Soon he was discovered by the goblins that lived in the woods. The goblins wanted to eat the traveler’s body. So they begged, they pleaded, and they used kind words to try and trick him. Of course, the traveler was fooled. 

First he let the goblins eat one of his legs, then an arm, then more and more. Before it was over, all the traveler had left was his head. He’d even given his eyes away to the last of the goblins. And as that last goblin was eating the traveler’s eyes, he turned and said “Thank you traveler, in return I leave you this present."

I leave you this present - Credit

What the goblin left was a slip of paper with the word "fool" written on it. The traveler couldn’t see it, he didn’t know what it was, even so, tears began to float of his face.

“Thank you.” he said.

“This is the first present anyone’s ever given me. I’m so happy, I’m so happy. Thank you.” Even without his eyes, he cried and he cried great tears of joy. Then eventually the traveler died… the smile is still on his face.

***

I feel so sorry for him, see… lost, hardship, things like that, you can’t really focus on them. The traveler didn’t, he never thought about his own troubles at all. I imagine that it probably does sound foolish to some people, but not to me.

I don’t think he’s foolish at all, even though other people would probably think he was being tricked. I don’t think he was. I think he did exactly what he wanted to do… I think more than anything, he just wanted to make other people happy.

(Another tale from Momiji at Fruits Basket)

View Post
Bismillaahirrahmaanirrahiim

Buku ini dipersembahkan untuk orang-orang yang spesial. Dikatakan spesial karena walau temanya kusam dimakan waktu, hikmahnya tak akan lekang dimakan ingatan. Ini untuk mereka, orang-orang yang mengasihi sosok yang telah mengandungnya selama sembilan bulan sepuluh hari. Juga untuk mereka, orang-orang yang menyayangi sosok yang telah menyapihnya selama dua tahun. Sekali lagi, ini kisah tentang mereka, orang-orang yang memanggil sosok spesial itu dengan sebutan, Ibu. Aku Memanggilnya Ibu.

Aku Memanggilnya Ibu

Judul: Aku Memanggilnya Ibu
Penulis: Novela Nian, Risty Arvel, Achmad Arifin, Nindya Maharani, dkk
Desain Cover: Avet Batangparana
ISBN: 978-602-7880-13-9
Tebal: 221 hlm; 14x20 cm
Harga: Rp 35.000,- (belum termasuk ongkir)

Sinopsis:
Kisah tentang Ibu selalu menyentuh hati dan tak akan pernah ada habisnya. Setiap kita, selalu dapat dengan tulus menggambarkan sosok Ibu dalam cerita, baik kisah nyata maupun fiksi sekalipun. Tak salah jika kita menyebut Ibu adalah inspiratif abadi, karena letaknya ada di dalam hati kita masing-masing. Ibu bisa berperan sebagai Ibu, Ayah, teman, sahabat, pahlawan atau pun idola. Ibu adalah kasih, cinta, surga, luar biasa. Dan ketika tak ada tempat lain untuk pulang, maka Ibu selalu dapat menjadi rumah bagi setiap hati. Karena itulah aku, kamu, kita memanggilnya "Ibu".
-Kiky Aurora-

Cover Aku Memanggilnya Ibu

Kontributor:
Nurmayanti Zain, Mulyani Katiran, Aminah Bie, Gard Febria, Tomy M. Saragih, Nenny Makmun, Kiky Aurora, Iffah El Hasan, Haynannisa Ayano, Efierfita Sartuni, Finda Rahmadaniati, Mirna Rahmasari, Fuatuttaqwiyah El Adiba, Pertiwi Yuliana, Fitri Icha Masdita, Ens Asei Doci, Bondan Al-Bakasiy, Nina Erlina, Tri Oktaviani, Ria Hidayah, Ocha Thalib.


☆彡  ★彡  ☆彡  ★彡  ☆彡  ★彡  ☆彡  ★彡  ☆彡  ★彡 

Cara Mendapatkan Buku Aku Memanggilnya Ibu:
1. SMS ke Pustaka Jingga
Ketik : PESAN (Aku Memanggilnya Ibu) - nama - alamat - jumlah buku - no handphone
Kirim ke : 0856-4545-9192
Nanti akan mendapatkan balasan SMS berisi No. Rek dan jumlah biaya yang ditransfer.

2. Email ke Penulis
Tulis : PESAN (Aku Memanggilnya Ibu) - nama - alamat - jumlah buku - no handphone
Kirim ke : admin@nurmayantizain.com
Nanti akan mendapatkan balasan berisi No. Rek dan jumlah biaya yang ditransfer.

☆彡  ★彡  ☆彡  ★彡  ☆彡  ★彡  ☆彡  ★彡  ☆彡  ★彡


Behind The Scene:
Alhamdulillah Tabaarakallahu Ta'ala. Aku lagi senang bukan main #hambur-hambur bunga. Tambah satu lagi namaku terpampang di buku keroyokan keluaran penerbit indie. Hohoho. Kalau gitu, mari kita かんぱい!!Bravo (ღ˘⌣˘ღ) ♫・*:.。. .。.:*・ Kampai! Ah, sudah ah, aku tahu. Ini berlebihan. Jadi anggap saja yang tadi itu bentuk kesengajaan yang bodoh. Fiuuhh, yang jelas ini buku Antologiku yang ke lima. Masya Allah!

Aku Memanggilnya Ibu - Nurmayanti Zain

Buku ini hasil proyek gotong royong ke sepuluh yang diadakan warung antologi. Bisa ditebak, tema yang diangkat adalah ibu. Terdapat 25 penulis yang turut andil di dalamnya. Besar harapan semoga buku yang berisi 25 kisah ini mampu memberi arti tentang betapa tak terhitungnya kasih sayang seorang ibu Insya Allah. Aamiin.

Aku Memanggilnya Ibu adalah kisah nyata yang kutulis. Nggak nyangka bakal terpilih sebagai judul buku antologi ini. Aish, sesuatu kan? Alhamdulillah. Jadi teringat, waktu pertama kali mengirim naskah ini, penanggung jawabnya sempat komentar, "Sastra banget ya! Hanya orang tertentu yang bisa memahami."

Aku terdiam memikirkan kata-kata beliau. Bahkan sempat terpikir untuk mengganti naskah dengan bahasa yang lebih sederhana dan mudah dipahami. Eh tapi ujung-ujungnya tidak jadi. Aku tetap membiarkan naskah dengan bahasa kaku itu. "Biar ada yang beda, gitu." penuturan penanggung jawab proyek antologi inilah yang membuatku sedikit berbesar hati. Sekali-sekali beda, tidak mengapa kan?

Bagi teman-teman yang sudah menjejaki blogku sih, pasti sudah tahu gimana anehnya gaya tulisanku. Hahaha, aku sadar diri kok. Namun bagi yang pertama kali kenal, mungkin akan banyak celah untuk menilai dengan persepsi yang salah. Yah, bukankah kesemuanya itu termasuk proses pembelajaran? Jadi tidak mengapa ^^ yosh! Silakan menikmati buku ini!

.:: Salam Ibu ::.

View Post