Bismillah

Ya Allah Ya Rabb, Aku Memohon Kepadamu ~ Original picture was from here

Dari sahabat Anas bin Malik Radhiyallahu'anhu, beliau berkata bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam bersabda, bahwasanya malaikat Jibril 'alaihissallam kasihan melihat seseorang bolak-balik dalam doanya sehingga malaikat Jibril 'alaihissallam berkata kepada Allah Azza wa Jalla : "Wahai Allah, hamba-Mu si fulan sudah sekian lama berdoa tetapi belum juga Engkau kabulkan. Penuhilah segala keperluan (yang diminta)nya, wahai Allah". Allah Subhanahu wa Ta'ala pun menjawab : "(Sudah) Biarkan saja hamba-Ku (itu). Tundalah dulu permintaannya. Sungguh aku senang mendengar suaranya (saat sedang bermunajat kepada-Ku)".

Adapun ketika seorang hamba berdoa kepada Allah Subhanallahu wa Ta'ala sementara Allah Subhanahu wa Ta'ala membenci hamba tersebut, maka Allah Subhanahu Ta'ala berkata kepada malaikat Jibril 'alaihissallam : "Penuhilah hajat hamba-Ku ini dan segerakanlah. Sesungguhnya Aku amat benci mendengar suaranya!"


( HR. Imam Al Baihaqi )
View Post
Bismillah

Yaaahuuuiiii, hari ini aku mengadakan jumpa fans lagi [lagi]  (^_~)/  Maaf untuk keterlambatan yang amat sangat. Ehm, sudah bosan ya? Atau sangat sangat membosankan? Tak apalah, pertanyaan tetap pertanyaan, pe-er tetap pe-er, jumpa fans tetap jumpa fans. Bahkan hal ini sudah seperti rutinitas dunia populer #sok selebritis mode : On. Hahaha -jadi sekedar informasi- aku masih akan melakukan jumpa fans ke depannya untuk beberapa kali lagi. Mohon bersabarlah. Nah, tanpa buang-buang waktu lagi, kita mulai saja ya! Silakan disimak Pecahan Rantai : 11-11-11 [part 4] berikut ini :

Love is inside us ~ Original picture was from here

~ Pertanyaan dari kunangkunang^^ Penghuni Footprints of Fireflies....^_^ ~
1. Benda langit apa yang paling kamu suka? Alasannya?
=== Akhir-akhir ini aku sangat menyukai benda langit ini, matahari. Soalnya ada seseorang yang kusayangi karena Allah Ta'ala menggambar matahari dengan mahkota di atasnya. Ketika kutanya, itu apa? Dia menjawab, ini si putri cahaya. Sejak saat itu, aku yang begitu menyukai hujan pun perlahan mulai menyukai matahari, inisial diriku, sungguh sangat manis.

2. Apakah kamu punya warna favorit? Alasannya?

=== Punya. Aku suka sekali warna pink. Apalagi pink yang lembut, benar-benar membuatku ingin melahap bulat-bulat benda tersebut. Hahahaha, bercanda. Terus terang saja, aku merasa terlihat lebih manis dengan warna pink walaupun aku tak bisa menggunakan warna itu di sembarang tempat. 

3. Jika kamu berada di atas rakit dalam keadaan banjir dan ketika itu hanya kamu yang memiliki rakit yang hanya bisa menampung kamu dan seorang lagi, maka siapa yang pertama kali kamu selamatkan?  Kenapa?

=== Mama. Lalu aku akan memberikan posisiku di atas rakit untuk Papa. Bagaimana mungkin aku sanggup melihat kedua orang yang paling berjasa dalam hidupku terendam di air banjir...(?!) Tentang keselamatan diriku sendiri, aku tidak perduli. Pokoknya Mama dan Papa harus selamat dulu. Itu saja.

4. Hal yang akan kamu lakukan ketika kamu sedih?

=== Meminta sama Allah Ta'ala untuk melenyapkan kesedihan itu sambil membaca Alqur'an. Sungguh menenangkan, masyaAllah.

5. Pernahkah kamu mengalami saat-saat dimana rasanya degupan jantungmu berdetak ribuan kali lebih cepat dari biasanya, lalu kakimu merasa gemetaran dan mmhh.. seluruh tubuhmu dibasahi oleh keringat? (Singkatnya, apakah kamu pernah mengalami saat-saat paling mendebarkan atau saat-saat yang membuatmu nervous atau cemas dalam hidupmu)? Kapan dan bagaimana itu terjadi?

=== Tentu saja, setiap anak manusia pasti pernah mengalaminya. Bagiku, hal seperti itu terjadi setiap hari. Degupan jantung yang berdetak lebih kencang, kaki yang gemetaran dan tubuh yang berkeringat merupakan pertanda keinginan untuk sukses. Ya, ketika mengejar mimpi dengan berusaha semaksimal mungkin, pertanda itu akan muncul, selalu. Kenapa cemas? Lakukan saja yang terbaik, minta Ridho Ilahi lalu berserah diri pada Takdir-Nya.

6. Hayoo.. Hayoo.. masakan apa yang paling enak yang pernah kamu buat.. (Ngg, jangan bilang masak air atau mie instan yah) -___- !!

=== Berhubung karena aku masih bebal banget soal masakan, aku hanya bisa pamer satu hal saja yang bisa kubuat dengan cemerlang. Nasi. Ehem, kata mama nilainya 9 dari 10. Bahkan sudah bisa buka resto nasi. Hahaha. Kalau lauk pauknya masih yang super biasa dan belum bisa jadi masakan andalan. Ya Allah Ya Rabb, memalukan sekali aku ini. InsyaAllah deh kalau dari tanganku sudah tercipta sesuatu yang menggiurkan, aku pasti bakal ngasih tahu. Ok Ok Ok?

7. Menurut kamu seharusnya seorang wanita itu bersikap seperti apa?

=== ”Seluruh dunia ini adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita yang sholehah.” (HR. Muslim, Nasa’i, Ibnu Majah dan Ahmad). Jadi, seorang wanita mesti sadar diri dan berakhlak bak bidadari dunia. Lagipula wanita sholehah itu sangat spesial loh, bisa memilih pintu syurga manapun yang disukainya, masyaAllah. Abu Nu’aim meriwayatkan bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam bersabda : “Ketika seorang wanita menunaikan sholat 5 waktu, berpuasa pada bulan Ramadhan, menjaga kehormatannya dan mematuhi suaminya, maka dia akan masuk surga dari pintu syurga mana saja yang dia inginkan.” (HR. Al Bukhari, Al Muwatta’ dan Musnad Imam Ahmad).

8. Apakah kamu percaya akan keajaiban?
=== Percaya. Ada hal-hal yang bahkan sudah diatur sedemikian rupa oleh manusia ternyata yang terjadi adalah hal-hal sempurna dari benang takdir Yang Maha Agung. Subhanallah, itulah keajaiban yang tidak bisa dijangkau oleh akal manusia.

9. Jika suatu hari kamu menemukan lampu ajaib dan kamu diminta untuk mengucapkan 3 permintaan, apa yang kamu minta?
=== Ya Qohhaar, aku memohon kemenangan yang dekat bagi orang-orang yang beriman. Ya Ghofuur, aku memohon ampunan atas dosa orang-orang yang menjadi pejuang dakwah. Ya Rozzaaq, aku memohon limpahan rezeki, rahmat dan hidayah bagi keluarga-keluarga yang menjunjung tinggi nilai-nilai Islam dalam kehidupan.

10. Apakah kau menyukaiku...? Alasannya? ^__^

=== Suka sekali. Tanpa alasan. Jika aku menyukai dengan alasan, suatu saat alasan itu akan hilang dan itu berarti rasaku juga akan hilang. Aku tidak mau hal itu terjadi. Kalau benar-benar menginginkan alasan, aku hanya bisa katakan... Ukhti, Uhibbukifillah...

11. Sebutkan 3 benda yang kamu inginkan dariku?

=== Apa jika aku mengatakannya, aku akan mendapatkan benda tersebut? Serius nih? Ehem.. Ehem.. Berikan padaku, lesung pipi, senyum dan hatimu.

12. Apakah dalam melakukan sesuatu kamu membutuhkan sebuah alasan?
=== Tentu saja. Bahkan ketika seseorang hanya ingin melakukan sesuatu karena dia memang ingin melakukannya alias tanpa alasan yang jelas,  itu juga sudah termasuk alasan kan...(?) Tidak mungkin melakukan sesuatu benar-benar tanpa alasan karena ketika itu terjadi, itu berarti tidak ada yang terjadi.

13. Seorang ibu di mata kamu? Lalu hal apa yang paling ingin kamu berikan?

=== Ng, seperti kerang yang menjaga mutiara di dasar lautan. Dari luar terlihat begitu teguh menopang dan dari dalam tersentuh begitu lembut menyelimuti. Aku ingin memberikan seluruh hidupku untuk kebahagiaannya, InsyaAllah.

14. Apakah aku pernah membuat kamu marah? Tersinggung? Cemas? Atau sedih?

=== Selalu. Hal yang seperti itu amat sangat lumrah terjadi jika seseorang ingin mencoba lebih dekat dengan kehidupanmu. Kabar baiknya sih, hal-hal itu bisa cepat menguap malah menguatkan jalinan kasih di antara kita loh. Wuiiihh, manis sekali ya~

15. Pernahkah kamu berpikir untuk bersembunyi, melarikan diri ataupun menghilang? Lalu hal apa yang akan kamu lakukan untuk bertahan?

=== Pernah. Aku bersembunyi, melarikan diri dan menghilang karena merasa hal buruk akan terjadi jika aku tetap tinggal. Terkadang juga, aku butuh waktu untuk diriku sendiri dan tidak mau diganggu oleh siapapun. Tenang saja, pasti bisa bertahan InsyaAllah, kan ada Allah Yang Maha Menjaga. Lain cerita ketika menggantung masalah kepada selain Allah, itu sih perlahan tetapi pasti bisa mematikan jiwa bahkan raga.

MasyaAllah, tadi itu cukup mendebarkan juga. Baiklah, aku pamit dulu. Eh, masih ada ya? Boleh. Iya, tidak apa. Bagi yang sudah ditunjuk, silakan mengajukan pertanyaan berikutnya. 

Write a love ~ Original picture was from here

~ Pertanyaan dari Hime Sama Penghuni Precious Little Star ~
1. Sebutkan 3 kata yang terpikirkan oleh kamu saat pertama kali mengenalku?
=== Populer, cantik dan humoris.

2. Sebutkan 3 hal yang kamu sukai dariku?

=== Jujur, ceria dan perhatian.

3. Sebutkan 3 hal yang tidak kamu sukai dariku?

=== Moody, rentan dan gegabah.

4. Kebohongan apa yang pernah kamu lakukan semasa hidup?

=== Er-rr, apa harus dibuka di sini, Kak? Ugh... Baiklah, semasa es-em-ma aku pernah berbohong demi mendapatkan izin pergi pesantren kilat tiga hari dua malam. Waktu itu, masa-masa sulit ketika hidayah yang datang dianggap sebagai teror yang membahayakan. Ya Allah Ya Rabb, aku mengaku ingin belajar kelompok dengan tetangga sekaligus teman kelasku yang sudah dikenal oleh Mama. Tak tahunya ketika tiba di pesantren dan ketahuan dapat izin ilegal, aku dimarahi habis-habisan sama Ustadzah. Terang saja aku menangis, bukannya dapat sambutan hangat malah dapat nasehat pedas. Akhirnya aku segera meminta maaf kepada Mama dan teman kelasku yang bahkan tidak tahu aku menggunakan namanya sebagai alibi. Subhanallah, ridho orang tua itu memang harus berada di atas segalanya. Hal itu terbukti sekarang dengan masuknya cahaya Islam perlahan-perlahan ke diri dan keluargaku. MasyaAllah.

5. Kesalahan terbesar apa yang pernah kamu lakukan semasa hidup?

=== Bersikap luar biasa sok tahu dan sok benar. Ya Allah Ya Rabb, aku pernah bersikap seakan sudah tahu segala-galanya padahal ilmu yang baru kuterima masih sejengkal. Hal itu benar-benar melukai orang-orang tersayang yang berada di sekitarku. Lambat laun, aku sadar itu sungguh kesalahan fatal dalam berdakwah. Semakin belajar, semakin berilmu, memang menjadikan manusia itu lebih berakhlak baik, masyaAllah.

6. Apakah kamu memiliki sesuatu yang berharga di dalam hidup?

=== Beneran deh Kak, ini pertanyaan aneh sekali loh. Jika manusia tidak punya sesuatu yang berharga dalam hidup, bagaimana mungkin dia akan termotivasi untuk melakukan sesuatu...(?) Kemungkinan terburuk bahkan bisa saja dia sudah tidak menginginkan dirinya hidup. Nah kalau aku, yang berharga itu adalah cintamu kepadaku. Manisnya ^^ lebih jelasnya, cinta orang-orang yang berada di sekitarku.

7. Apa impian terbesarmu?

=== Ya Rabbi, aku ingin sekali Alqur'an menjadi akhlakku, InsyaAllah. Aamiin... Allahumma Aamiin...

8. Negara mana yang ingin sekali kamu kunjungi?

=== Jepang. Kabarnya, di sana tekhnologinya super keren jadi pengen culik ilmu rekayasa sebanyak-banyaknya lalu diterapkan di Indonesia. Ehem... pengen juga merasakan bunga sakura berguguran di atasku, pasti akan sangat menyenangkan sekali.

9. Kebiasaan buruk apa yang biasa kamu lakukan?

=== Tidak jelas. Terkadang aku tidak bisa menyampaikan maksudku dengan baik. Tak jarang banyak salah paham dan luka yang tertoreh. Huhuhu, aku ini payah sekali. Maafkan aku. Saat ini aku sudah berusaha keras untuk bisa dimengerti dengan sempurna kok, InsyaAllah.

10. Siapakah yang ingin sekali kamu temui?

=== Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Rabb-nya, maka hendaklah ia mengerjakan amal shalih dan janganlah ia mempersekutukan-Nya dalam beribadah kepada Rabb-nya. (QS. Al Kahfi ayat 110)

11. Sebutkan 3 hal yang dapat membuat kamu bahagia?

=== Mencintai, dicintai dan keduanya.

Sip, apa ini sudah di ujung acara jumpa fans? Hm, masih ada ya rupanya? Wuiiihhh, kita lanjutkan di acara jumpa fans berikutnya saja ya #mengelap keringat. MasyaAllah, bagi yang pertanyaannya belum terjawab sangat diharapkan kesabarannya. Sip, aku akhiri acara jumpa fans detik ini. Pamit!

..:: salam pecahan rantai ::..

View Post



Aku dan Kamu




Bismillah

Delapan tahun silam, awal pertemuan kita
Tingkahmu yang polos, tenang dan ceria
Meruntuhkan tembok pertahanan hati
Mengetuk dan perlahan memasuki

Nalar terlampau cuek tetapi rasa kian acuh
Tersadar ada benang merah yang merangkai
Di lubuk hatiku yang paling dalam, di sini
Kau, mendekam begitu erat nan teguh

Entah sejak kapan, aku mulai jatuh
Mengejarmu di tengah-tengah deru badai
Menemanimu ketika petir dan kilat bergemuruh
Mendukungmu saat ombak membelah pasir pantai
Menerangimu sewaktu mata tersapu gelapnya sumpah

Entah sejak kapan, aku mulai cinta
Ketika aku kecewa, kau berhikmah menyemangatiku
Ketika aku tenggelam, kau berenang menyelamatkanku
Ketika aku sembunyi, kau bersikeras menemukanku
Ketika aku hilang, kau berlari mencariku

.....

Bagaimana mungkin bisa
sekarang aku harus terbiasa 
dengan ketidakhadiranmu
di sisiku
?

Alasan,
perlukah alasan?

Aku tidak tahu, kenapa ada tanya untuk setiap pertemuan
Yang aku tahu, tidak ada tanya untuk setiap perpisahan

Bolehkah aku...(?)
Aku mohon, bolehkan aku 
Menyimpan luapan kisah rindu
Aku dan kamu

Bukan karena kau tak mampu mempertahankanku
Bukan karena aku melepaskan genggamanmu
Bukan pula karena cinta lain yang lebih besar
Apalagi karena cinta ini yang memudar

Melainkan karena kita berdua
Tidak bisa membiarkan begitu saja
Tautan pena-pena mengering sirna
Tanpa tertuang di lembaran kertas makna

.....

Aku mencintaimu karena Allah Ta'ala
Kemarin, sekarang, esok dan selamanya

Terima Kasih

Kebahagiaan terbesar dalam hidupku
adalah bertemu denganmu

Aku pergi


Makassar, Januari 2012
----Kuperuntukkan khusus untukmu -jiwa perindu syurga- pejuang dakwah sekolah

View Post
Bismillah

Tok... Tok... Tok...!!! Hadiah datang~
Masih ingat denganku? Reporter yang mengaku-ngaku manis padahal memang tidak tidak manis (>///<)> awww *nabrak tembok  (^_~)/ kalau lupa, silakan intip sekilas di Kiriman Datang. Baik, saat ini aku akan melanjutkan tugasku untuk melaporkan langsung proses penerimaan hadiah yang diberikan oleh teman-teman blogger dari TKP (tempat kejadian perkara, red). This is it!

1st. Hadiah dari Wawan Setiawan a.k.a Penghuni 60
Suatu Subuh, di reading list blogger terpampang Flash Quiz Penghuni 60 Edisi 1 lalu tanpa ba-bi-bu aku langsung menuju ke sana. MasyaAllah, setelah baca sekilas -adrenalinku naik- itu tantangan untuk pembaca kode  (*__*)>  cling~ karena aku tidak terlahir dengan otak kode, terpaksa aku meminta bantuan google. Ini rahasia ya, saat itu aku memasukkan keyword "kode labirin" -ketahuan bodohnya- #eaaaaa.


Tabaarakallahu Ta'ala, hanya butuh waktu 10 menit untuk menyelesaikannya, for your information -itu sudah masyaAllah bagiku- orang yang baru pertama kali melihat QR Code (Quick Response Code, red). Jujur saja, kupikir aku bakal nomor satu loh, udah gede rasa tingkat tinggi ternyata Qadarullah wa Masyaa Fa'ala, ada orang lain yang sudah menyelesaikannya 4 menit sebelumku. Whoaa...! He is terrific!

Aku tahu, yang cepat bukanlah yang menang tetapi yang menanglah yang cepat. Dengan demikian, namaku yang tertera di pemenang II Flash Quiz ini. Subhanallah! Senang sekali rasanya.

Flash Quiz Penghuni 60 Edisi 1
Hadiah dari Wawan Setiawan ~ Penghuni 60

Hadiahnya ini nih :

Nomor Anda telah diisi dengan nomor seri voucher 201230859572135208.

Pulsa sebesar Rp25.000,- telah sukses mengisi bit-bit pulsa handphone milikku. Meski pulsa itu tak kasat mata, keberadaannya tetap ada. Itu hadiah yang nyata.

Teruntuk Wawan si Penghuni 60 -blog masyaAllah yang berkisar segala sesuatu tentang kehidupan dan cinta, berisi semangat dengan mengusung tema apapun yang kamu lakukan, siapapun kamu, satu hal yang pasti yakni kamu harus tahu! *belajar, belajar dan terus belajar  (^__^)/  sukses selalu ya- terima kasih kuucapkan sebanyak hantaran tak hingga dari medan elektromagnetik yang tercipta selama proses pengiriman hadiah ini. Terima Kasih!


2nd. Hadiah dari Kaito Kidd a.k.a Prince of Rain
Suatu Maghrib, tiba-tiba aku dihadang oleh raut penasaran menempel di wajah orang serumah. Ternyata akupun hanya bisa mengangkat bahu, tercengang ketika diperlihatkan paket sebesar (50 x 30 x 40) cm atas namaku. Subhanallah, tidak terbayangkan apa isi di dalamnya...(?) Jadi  *sret lebih baik langsung dibuka saja dan ternyata~ ini adalah kotak di dalam kotak.


Secara keseluruhan ada empat paket di dalamnya. MasyaAllah, semua berisi hal-hal super manis yang kusukai yaitu bunga, bunga, bunga dan aksesoris. Aku hampir mengira aku sedang bermimpi saking begitu banyaknya hal-hal menyilaukan mata yang ada di depanku tapi hey- aku bahkan tidak perlu mencubit diriku sendiri untuk memastikan ini nyata, habisnya Mama dan adikku sudah mematikan alam maya yang membuatku tidak mampu berkata-kata. Ya, ini hadiah yang nyata.

Hadiah dari Kaito Kidd ~ Prince of Rain

Hadiah ini adalah isyarat kemenangan karena terkuaknya teka-teki fantastis dan luar biasa milik Megane Ouji alias My Riddle. Awalnya, kupikir itu teka-teki sempurna tanpa celah yang tidak akan pernah terpecahkan. Namun, dipikirkan dengan cara apapun, aku masih tidak tahu kenapa teka-teki itu akhirnya bisa terbuka. Tabaarakallahu Ta'ala. Allah Maha Kuasa atas semua akal dan masa yang terjadi pada diri manusia. 

Teruntuk Kaito Kidd si Prince of Rain, terima kasih kuucapkan sebanyak titik-titik air hujan yang jatuh ke bumi selama  proses pengiriman hadiah ini. Terima Kasih!


3rd. Hadiah dari Himawari a.k.a Hima Rain
Suatu Dhuha, ketika aku masih berkutat di kamar, tidak tahunya ada paket untukku. Sumringah, kulihat alamat pengirimnya juga di Makassar. MasyaAllah, padahal pengennya lebih baik bertemu saja tetapi Qadarullah wa Masyaa Fa'ala belum ada kesempatan untuk itu. Firasatku, entah kenapa rasanya kita sudah pernah bertemu tetapi tidak saling kenal, engg- Mungkinkah?

Alhamdulillah wa Syukurillah, kupikir jantungku sudah berhenti berdetak ketika menggenggam strap phone clover dan origami burung bangau tersebut. Luar biasa manis~ suka! Sangat sangat suka tiada taranya! Hadiah ini adalah giveaway kedua Hima (clover giveaway, red) yang kuperoleh karena menebak dengan benar arti nama blog Hima Rain di postingan What Is In The Name? Sungguh MasyaAllah sekali.

Hadiah dari Himawari ~ Hima Rain

Ketika aku memamerkan strap phone clover ini ke adikku Ulfa, dia berseru bingung, "Bukankah clover alias semanggi berdaun empat itu berwarna hijau?" Aku menahan tawaku, "Iya, seratus persen benar. Warnanya memang hijau."

Mendengar jawabanku, Ulfa mengerutkan kening, semakin bingung. Aku terkekeh geli, "Ini strap phone clover khusus untukku. Hanya ada satu di dunia ini. Saat pengumuman pemenang, aku langsung nge-request  dibuatkan dalam warna pink. Keren sekali kan?"

Ulfa mengangkat kedua alisnya dengan muka datar seakan kata-kata yang barusan kukatakan norak sekali. Hahahaha, tapi beneran deh. Clover pink itu sungguh suatu hadiah yang nyata bagiku, rasanya jadi super special. So sweet

Teruntuk Himawari si Hima Rain, terima kasih kuucapkan sebanyak daun-daun yang berguguran karena ditiup oleh angin selama proses pengiriman hadiah ini. Terima Kasih!


4th. Hadiah dari Kamu
Fufufuf, bercanda eh berserius juga boleh kok  \\(^-^)//  kutunggu ya...! *ditimpuk batu eh ternyata bukan batu melainkan coklat loh ^^ manisnyaaaa~ ahahahahaha  =P  #errortingkattinggi

~o~oo~oo~oo~oo~oo~oo~oo~oo~oo~oo~oo~o~
Baik, tugasku sebagai reporter yang mengaku-ngaku jenius padahal memang tidak tidak jenius (>///<)> awww *nabrak tembok  (^_~)/  berakhir sampai di sini. Sampai jumpa lagi di liputan selanjutnya~ InsyaAllah..

.:: salam hadiah ::.

View Post
Bismillah


Perjalanan Penuh Pesona Edisi Bukan Tipuan Cantik

Mentari pagi telah menyapa dengan manisnya ketika aku merangkul Fatih keluar dari peraduannya. Hari ini aku mendapat amanah untuk menjadi pemateri LDK alias Latihan Dasar Kepemimpinan di salah satu SMK di kota Anging Mamiri ini. Hal itu sungguh membuat jantungku berdegup lebih kencang dari degupan yang biasanya, bukan karena grogi menghadapi adik-adik belia yang super manis melainkan karena aku tidak tahu dimana keberadaan sekolah tersebut. Kabar terakhir yang kudengar, letaknya berada nun jauh dari kawasan tempat tinggalku.

Aku bersikeras meminta dibuatkan peta. Halo? Aku tahu aku sudah hidup hampir sembilan tahun di kota Makassar tetapi maaf saja aku benar-benar buta arah. Sayangnya, takdir tidak membiarkanku memperoleh peta. Alhasil aku berangkat dengan bermodalkan doa dan nyali. Ya Allah Ya Rabb, bantulah Fatih mengantarkan aku dengan selamat.

Kringggg- telepon genggamku berdering, tertera nama supervisor sekolah tersebut, sebut saja ukhti manis. Segera kusambut dengan menjawab salamnya terlebih dahulu. "Sudah dimana?" tanyanya.

Aku mengernyitkan dahi, menengok ke kiri dan ke kanan lalu menjawab sekenanya, "Di kawasan perkantoran eh baru saja melewati STMIK. Ya Allah, ini dimana sih? Rumah sakit yang jadi penandanya tidak terlihat. Selain rumah sakit, bakal ketemu apa lagi?"

"Memang masih jauh di depan. Lurus-lurus saja. Nanti ada perempatan lampu merah dan di sebelah kanan jalan ada patung ayam. Nah, belok kanan di situ."

"Tunggu, patung ayam...(?) Tugu tiga ekor ayam di perbatasan kabupaten Maros itu?"

"Iya, ukhtifillah. Kalau sudah sampai di sana, missed called ya, nanti kutelepon balik."

Aku menelan ludah, masyaAllah. Benar-benar di luar perkiraanku. Aku mengelus Fatih lembut, kuharap kamu baik-baik saja. Ini pertama kalinya aku menjejakkan kakimu di sini. Ya Allah, ridhoilah perjalanan kami.

Kringggg- teleponku berdering lagi ketika aku sudah sampai di titik yang ditentukan. Aku tercengang melihat situasi semrawut di depanku, "Ini pasar kan?"

"Iya. Tetap lurus hingga dapat belokan kiri pertama."

Deg! Ya Allah Qadarullah wa Masya Fa'ala, sedikit lagi hampir saja Fatih bersalaman dengan mobil panther hitam yang mau keluar dari belokan. Aku meringis pelan, "Ukhti, Innalillahi, jalanan ke sekolah ini nggak bisa disebut jalan raya. Serius, ini lebih mirip lorong. Hatiku nggak siap menghadapinya. Hiks!"

Sejenak aku terdiam beberapa saat, menunggu hingga lorong itu benar-benar kosong lalu aku pun berlalu. Tidak kupedulikan lagi dengingan klakson yang bertebaran di telinga. Anehnya, yang terdengar lebih kencang malah detakan jantungku sendiri.

Hemm, kini aku memasuki jalanan berkerikil dengan sisi kanan kiri yang menyerupai tebing curam. Ukhti manis berkata lembut, "Maya ikuti saja arah jalannya ya. Kalau sudah ketemu papan penunjuk SMK-nya baru kutelepon lagi."

"Tunggu... Jangan tinggalkan aku sendiri. Kalau aku diculik atau tersesat, gimana?  Biarkan saja teleponnya, jangan diputus. Ya?" Hampir-hampir aku menangis, tahu-tahu saja super melankolisku berada di puncak mood. 

---"Mdede- issengki Maya, sampai ja ki itu. InsyaAllah..."

Hatiku, kuatlah. InsyaAllah... Aamiin... Aku berulang kali mengucapkannya hingga kudengar bunyi tut-tut-tut dari seberang telepon. Di saat seperti ini, terbayang olehku orang-orang dahulu yang menempuh perjalanan berkilo-kilo mil  -lebih jauh dari jarak ini- dengan jalan kaki demi menuntut ilmu. Terbayang pula para akhwat pembina yang pulang balik ke sekolah ini dengan menggunakan motor atau bahkan pete-pete (public transportation, red). Subhanallah! Begitu MasyaAllah. Lalu aku? Huhuhu, manja sekali, norak pula. Hatiku mencelos, ini belum seberapa.

Kringggg- aku mengangkat telepon dari pemateri pertama LDK -inisial ukhti cantik- yang langsung bertanya, "Tidak nangis kan, May? Sudah dimana?"

Aku menggerutu pelan, "A-apa?! Er-rr, ini di... ehm, baru saja memasuki jalanan beton."

"Jadi sudah melewati perempatan pertama dari jalan kerikil?"

"Ngg, sepertinya sih sudah. Eh, belum. Eh?"

"Tidak mungkin tidak melewatinya, Mayaaa. Sudah, InsyaAllah. Lurus saja, nanti ketemu jalanan aspal kemudian belokan pertama sebelah kanan, di situlah jalan masuk sekolahnya."

Aku menengok sisi kanan, "Mana? Tidak ada."

"Mayaaa...! Lurus saja. InsyaAllah nanti ketemu. Eh, aku kagum loh sama Maya. MasyaAllah, sudah jago ya bawa mobilnya." Terdengar jelas suara riang ukhti cantik yang membuatku ternganga lebar.

"Dari tadi kan bisa mengangkat telepon dan berbicara dengan amat sangat lancar. Artinya sudah bisa menyetir dengan satu tangan kan? Atau bahkan tanpa tangan? Subhanallah..."

Hening.
Satu detik kemudian, tawaku meledak sejadi-jadinya. Rasanya seperti semua urat-uratku tersenyum hingga menimbulkan keram pada pipi dan perutku. Aku pun menjawabnya dengan semu merah di wajahku, "Hemm... Ini pakai headset, kok."

"Ahahahahaha... Tipuan yang cantik! Maya, aku benar-benar tertipu!"

Kami berdua langsung larut dalam tawa hingga aku tiba di gerbang sekolah tujuan. Aku mengeluarkan senyumku yang paling manis seraya mengerlingkan mataku ketika bertemu dengan ukhti manis dan ukhti cantik. Alhamdulillah, sampai dengan selamat juga akhirnya. Fatihku sayang, terima kasih <3

Ukhti manis mencubitku gemas, "MasyaAllah, cepat sekali sampainya. Maya sudah jadi pembalap handal, apalagi medannya cukup riskan loh."

Sebelum aku sempat menjawab, ukhti cantik berseru lucu, "Itu tipuan cantik. Jangan tertipu. Setengah jalanan tadi kan sepi sekali, toh ini siang hari nan terik. Jadi bisa sampai dengan cepat."

Jalur Bebas Hambatan (Kecepatan Minimum, red)

Hening.
Sedetik kemudian, tawa kami meledak bersamaan. Ya Allah Ya Rabb, yang bermaksud menipu itu siapa...(?!) Mentang-mentang track record kecerobohan mengemudiku benar-benar parah sampai segitu luar biasanya ya kalau aku bisa melakukan hal-hal itu. Ckckckck, kasian sekali aku. Hahahaha...

Aku pun dituntun masuk ke dalam kelas untuk segera memulai LDK sesi materi kedua. Ketika melihat wajah-wajah muslimah polos dan imut itu, segala kegelisahan dan kepenatan perjalanan tadi seakan-akan lenyap menjadi buih di lautan. Irama titik-titik hujan dari balik jendela mengiringi pembawaan materiku. Sungguh masyaAllah...

Jika segala sesuatunya diniatkan karena Allah, rasanya tak ada sesuatupun di dunia ini yang bisa membuat lara dan sedih yang berkelanjutan. Itu pasti. InsyaAllah. Setuju?

..:: 12.01.2012 ::..

alih bahasa:
---"Aduh- dasar Maya, bakalan sampai juga kok. InsyaAllah..."  #aura hati super gregetan

View Post
Bismillah

Award Imaginative Blogger from AuL Howler

Alhamdulillah wa Syukurillah...
MasyaAllah... Benar-benar membuatku berseri-seri tiap hari tetapi dengan kepala nyut-nyut habisnya daftar postingan jadi semakin numpuk #eaaaaa sok sekali =P

~o~ Award again ~o~ Award again ~o~ Award again ~o~ Award again ~o~ Award again ~o~

Ehem, kali ini aku mendapat satu senti kebahagiaan karena Award : You are an Imaginative Blogger dari AuL Howler penghuni AuL and The Home. Alasannya? Hemm... Masih ingatkah dengan tulisanku yang berjudul Dunia Impian → Neverland...(?) Nah, tulisanku itu tidak menang di Giveaway Imaginative Story milik AuL tetapi dapat Award yang super duper keren ini~ Waahhh, inspiratif sekali ya  (^_~)/  nice!

Oh iya, tahu kan arti dari Award ini? Ya, Award buat blogger yang punya imajinasi  =D  fufufu, sesuatu sekali ya rasanya. Kalau kata si spons kuning dan bintang laut merah muda sih, imajinasi itu tercipta ketika kedua tanganmu mengatup lalu menghasilkan pelangi saat dibuka ...i.m.a.j.i.n.a.s.i... Whooaa! Hey, apa teman-teman bisa melihat pelangi di antara kedua tanganku? Hihihi  =P  Ngg terakhir, AuL berpesan dalam pemberian Award ini, keep your high imagination in blogging alias tetaplah menuangkan imajinasi yang tinggi dalam dunia blog. Subhanallah! Iya, InsyaAllah. Semangat! Thank you ya AuL.

Sayang sekali, ini bukan Award berantai. Jadi tidak bisa diberikan kepada teman-teman blogger yang lain. Rasanya jadi seperti pamer luar biasa terus nggak bisa memberi apa-apa kepada yang melihat Award ini  ~(>///<)~  fiuuhhh, gomenasai, maafkan aku.

Tapi tapi tapi tenang saja, aku masih punya Award Berantai bahkan ada PR yang menyertainya #hahahaha tunggu tanggal mainnya yaa~ InsyaAllah akan aku bagi ke teman-teman blogger yang lain. Ok? Happy blogging, all!

.:: salam award ::.

View Post
Bismillah

Hatta La Taghriq As-Safinah ~ Original picture was from here

Dari An-Nu'man bin Basyir Radhiyallahu'anhu, dia berkata, Aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam bersabda,

"Perumpamaan orang yang melaksanakan hukum-hukum Allah, berada pada hukum-hukum itu dan orang yang hanya mencari muka karenanya, seperti segolongan orang yang naik perahu. Sebagian di antara mereka ada yang menetap di bagian bawah yang kasar dan paling jelek, sebagian yang lain menetap di atas. Jika orang-orang yang berada di bagian bawah hendak mengambil air, mereka harus melewati orang-orang yang berada di bagian atas dan mengganggu. Mereka berkata, 'Andaikan saja kita membuat lubang (untuk mendapatkan air) dari tempat bagian kita ini, agar kita tidak mengganggu orang-orang yang di atas kita'. Jika urusan mereka ini dibiarkan, tentu mereka semua akan binasa (tenggelam). Namun jika mereka dihalangi, tentu mereka semua akan selamat".

(Diriwayatkan Al Bukhari, Ahmad, At-Tirmidzi dan Al Baihaqi)
View Post